Berita Pasuruan

Terbukti Serobot TKD, Bos Bengkel Asal Pohjentrek Pasuruan Divonis 5 Tahun Penjara

Ketua Majelis Hakim Darwanto menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat tindak pidana Korpusi.

Foto Istimewa Kejari Pasuruan
Persidangan bos bengkel di PN Tipikor Surabaya di Juanda, Selasa (8/11/2022). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Perjalanan kasus korupsi yang melibatkan Moch Romli, pemilik bengkel asal Kabupaten Pasuruan berakhir.

Majelis Hakim memutuskan terdakwa bersalah dalam sidang lanjutan di PN Tipikor Surabaya di Juanda, Selasa (8/11/2022).

Ketua Majelis Hakim Darwanto menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat tindak pidana Korpusi.

Sesuai Dakwaan Primair Penuntut Umum yaitu Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 undang-undang tipikor.

"Menjatuhkan pidana terhadap diri terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun," kata Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra.

Dia menyebut, hukuman itu dkurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan menyatakan terdakwa tetap ditahan.

"Dan denda sebesar 200 juta subsidair empag bulan kurungan," lanjut Jemmy, sapaan akrab Kasi Intel Kejari Bangil.

Baca juga: Diduga Tempati TKD Warungdowo Tanpa Izin, Kejari Kabupaten Pasuruan Tahan Bos Bengkel Desa Parasrejo

Menurut dia, majelis hakim juga menjatuhkan pidana berupa pembayaran uang pengganti terdakwa sebesar Rp 1,2 Miliar.

"Jika terdakwa tidak membayar setelah berkekuatan hukum tetap, harta benda terdakwa disita," jelasnya.

Disampaikan dia, penyitaan itu dilakukan untuk menganti uang sejumlah tersebut kepada negara.

"Jika harta benda terdakwa tidak cukup, maka diganti dengan hukuman dua tahun penjara," terangnya.

Jemmy menjelaskan, dalam putusan hakim itu juga menetapkan barang bukti 1-27 dikembalikan kepada kepala desa.

"Menanggapi putusan hakim ini, kami sebagai Jaksa Penuntut Umum menyatakan untuk pikir-pikir dulu," ungkap dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kejari Bangil menahan M Romli, warga Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved