Pemprov Jatim

Tahun Depan Dishub Jatim Tambah Dua Koridor Bus Trans Jatim, Anggaran Rp 54 Miliar

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur memastikan, bahwa tahun 2023 mendatang Pemprov Jatim akan menambah dua koridor baru untuk Bus Trans Jatim.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timu, Nyono saat diwawancara di Jatim Transportation Control Center, Senin (7/11/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memastikan, bahwa tahun 2023 mendatang Pemprov Jatim akan menambah dua koridor baru untuk Bus Trans Jatim.

Penambahan dua koridor tersebut merupakan bagian dari upaya mengkoneksikan wilayah Gerbangkertasusila Jawa Timur. 

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, bahwa dua koridor Bus Trans Jatim yang ditambahkan tepatnya yaitu Koridor II untuk rute Mojokerto-Surabaya-Gresik dan Koridor III untuk rute Porong-Purabaya-Joyoboyo. 

“Jadi akan ada penambahan dua koridor di tahun 2023 mendatang. Anggarannya sudah disiapkan sebesar Rp 54 miliar. Dengan anggaran masing-masing koridor Rp 27 miliar,” tegas Nyono saat diwawancara SURYA.CO.ID, Senin (7/11/2022). 

Untuk Koridor II yang akan dibangun dengan rute Mojokerto - Surabaya - Gresik akan melintasi tiga terminal di tiga daerah tersebut, dengan total panjang rute 39 kilometer. Yaitu Terminal Kertajaya - Terminal Purabaya - Terminal Bunder. 

Sama dengan Koridor I Sidoarjo - Surabaya - Gresik yang telah beroperasi sebelumnya, untuk Koridor II ini akan dilakukan pengadaan sebanyak 20 armada bus dengan spesifikasi high deck dan juga 2 armada untuk cadangan. 

“Untuk Koridor II ini, untuk Surabaya - Gresiknya beda dengan rute Koridor sebelumnya yang naik tol langsung bunder. Koridor ini akan lewat Surabaya Barat, sesuai permintaan dari Bupati Gresik rute tersebut belum ada yang melayani,” tegas Nyono

Lebih lanjut, Nyono juga menjelaskan, bahwa untuk koridor II ini akan ada 34 halte. Dinas Perhubungan membangun haltenya. Karena spesifikasi busnya adalah tipe high deck, maka penumpang hanya bisa naik dan turun di halte yang disediakan.

Sama dengan koridor sebelumnya, bus trans jatim di koridor ini juga akan dilengkapi dengan teknologi canggih. Seperti teknologi AI yang terpasang di beberapa komponen, yang meliputi MDVR, CCTV, driver safety monitoring (DSM), advanced driver assistance system (ADAS), indicator R-Watch, touch panel dan reverse camera.

Di mana perangkat seperti DSM dapat memberikan driver behavior analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

Begitu juga adanya perangkat ADAS dan indicator R-Watch, dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan atau jika terjadi potensi tabrakan depan.

Tidak hanya itu, tahun depan juga akan dilaksanakan penambahan Bus Trans Jatim untuk Koridor III dengan rute yaitu Porong - Purabaya - Joyoboyo.

Berbeda dengan Koridor I yang sudah berjalan, Koridor III akan melintas di jalan arteri baik Sidoarjo maupun Surabaya. 

“Tambahan untuk Koridor III ini tidak akan sama dengan Koridor I, karena kalau yang Koridor I Porong - Purabaya kan lewat tol, yang Koridor III nanti tidak, tapi lewat arterinya,” tandas Nyono

Begitu juga dengan dari Purabaya ke Joyoboyo, dipastikan Nyono tidak akan bertumpukan dengan Bus Suroboyo. Pihaknya mengaku Dishub Jatim telah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya. 

“Jadi nggak akan rebutan penumpang. Karena kalau Bus Suroboyo itu headwaynya atau waktu tunggunya agak lama sekitar 20 sampai 25 menit. Maka kita memberikan layanan di situ,” tegasnya.

Di sisi lain, Nyono menegaskan, bahwa penambahan koridor Bus Trans Jatim adalah juga sebagai upaya konkret pemerintah dalam mengurai kemacetan, mengurangi polusi dan juga mengajak masyarakat agar mau beralih ke penggunaan angkutan umum. 

“Dan alhamdulillah minat masyarakat terhadap Bus Trans Jatim di Koridor I sangat tinggi. Setiap hari kami melayani 4.000 sampai 4.500 orang penumpang. Bahkan kalau hari Minggu sampai 5.000 orang penumpang,” tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved