Berita Surabaya

Dosen Universitas Ciputra Surabaya Beri Pendampingan Siswa Penyandang Disabilitas

Para penyandang disabilitas tunanetra diajak menikmati keindahan taman-taman Kota Surabaya, berjalan-jalan di Mall, hingga menonton film di bioskop.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Rahadian Bagus
SURYA - MOHAMMAD ZAINAL ARIF
Prof Evi bersama 11 mahasiswa Interior Architecture Universitas Ciputra mengajak siswa SMP dan SMA YPAB Surabaya untuk menikmati keseruan naik Bus Trans Semanggi Suroboyo, Minggu (6/11/2022). 

SURYA.CO.ID|SURABAYA - Dosen Program Studi Interior Architecture Universitas Ciputra Surabaya, Prof Christina Eviutami Mediastika melakukan kegiatan bersama dengan anak-anak penyandang disabilitas tunanetra yang bersekolah di YPAB Surabaya.

Prof Evi memberikan pendampingan bagi para penyandang disabilitas tunanetra untuk beraktivitas di ruang publik kota.

Menikmati keindahan taman-taman Kota Surabaya, berjalan-jalan di Mall, hingga menonton film di bioskop.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak penyandang disabilitas tunanetra terlihat begitu ceria. Senyum merona terpancar di bibir mereka.

"Mereka sangat antusias, anak-anak ini butuh untuk dikenalkan dengan life-skill secara riil untuk melengkapi teori yang sudah diperoleh di kelas,” ujar Prof Evi kepada SURYA.co.id, Minggu (6/11/2022).

Dalam kesempatan ini, Prof Evi berharap masyarakat di luar sekolah mempunyai kepedulian dan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Pendanaan internal SMP dan SMA YPAB tentu tidak memadai untuk membiayai kegiatan semacam ini. Tentu perlu dukungan dari berbagai pihak sehingga adik-adik tunanetra ini dapat meng-upgrade life-skill mereka secara nyata,” katanya.

Mendapatkan pendaaan dari Lembaga Penelitian dan Pengandian Masyarakat (LPPM) UC, Prof Evi bersama 11 mahasiswa Interior Architecture UC mengajak siswa SMP dan SMA YPAB Surabaya untuk menikmati keseruan naik Bus Trans Semanggi Suroboyo, Minggu (6/11/2022).

“Kami ingin ajak teman buta menikmati transportasi umum (Bus Trans Semanggi Suroboyo). Kami juga akan ajak mereka naik kereta jarak dekat dari Gubeng ke Sidoarjo di tanggal 19 November 2022 mendatang,” terang Evi.

Sejak pagi, Prof Evi bersama 11 mahasiswa Universitas Ciputra mendampingi 20 siswa tunanetra di Halte Manyar Kertoadi untuk menunggu kedatangan bus.

“Rute hari ini nanti dari Halte Manyar Kertoadi kami naik bus turun Halte Santa Maria Darmo lalu dengan berjalan kaki menuju restorant fasfood dekat dari situ untuk makan,” terang Evi.

“Setelah itu pulang ke titik yang sama naik bus juga,” imbuhnya.

Evi berharap melalui pengenalan dan pendampingan kali ini, siswa tunanetra suatu saat nanti berani untuk berkegiatan secara mandiri.

"Kami ingin memberikan pengalaman bagaimana berkegiatan secara mandiri nantinya. Bagaimana cara untuk naik bus, naik kereta api, dan memesan makanan di restoran fasfood," jelasnya.

Sedangkan untuk mahasiswa yang ikut serta dalam pendampingan, Evi berharap ada rasa empati dari para mahasiswa terhadap sesama khususnya kepada penyandang disabilitas tunanetra.

“Dengan empati ini harapan saya menjadi dorongan dan inspirasi mahasiswa nantinya saat berkarya. Semoga akan banyak produk kreatif, usulan kreatif yang diberikan untuk membantu para penyandang Disabilitas," pungkasnya. (zia)

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved