Berita Surabaya

Diikuti 3.500 Peserta, Parade Surabaya Juang Dijadikan Event Nasional Tahunan di 2023

Parade Surabaya Juang tahun 2022 diikuti sebanyak 3500 peserta berasal dari ASN, pelajar, mahasiswa, komunitas sejarah dan pemuda, TNI dan Polri

surya.co.id/Habibur Rohman
SOERABAJA JOEANG - Warga memadati kawasan Jalan Gubernur Suryo untuk melihat arak-arakan peserta "Parade Soerabaja Djoeang" 2022, Minggu (6/11/2022). Parade dalam rangka "Hari Pahlawan 10 November" ini melibatkan berbagai instansi dan komunitas dengan rute Tugu Pahlawan - Balai Kota Surabaya, dengan variasi pertunjukan untuk warga di depan Gedung Siola, depan Hotel Majapahit dan Jl Gubernur Suryo (depan Gedung Negara Grahadi). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Bukan hanya menarik antusiasme penonton, Parade Surabaya Juang tahun 2022 diikuti sebanyak 3500 peserta.

Pemkot Surabaya pun berencana menjadikan agenda "Parade Soerabaja Djoeang" sebagai even nasional tahunan. 

Berasal dari berbagai latar belakang, pata peserta bersatu dalam satu gelaran tematik menyukseskan rangkaian peringatan Hari Pahlawan tersebut.

Mereka berasal dari ASN di lingkungan Pemkot Surabaya, pelajar, mahasiswa, komunitas sejarah dan pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga prajurit TNI dan Polri. 

Mereka terbagi dalam berbagai kelompok pertunjukan. Ada yang bertugas sebagai kelompok teatrikal, gelaran seni musik, pengibaran Bendera Merah Putih, pertunjukan marching band, hingga Parade kendaraan tempur anoa milik TNI. 

Wali Kota Eri Cahyadi bersama sejumlah pimpinan Forkopimda di Kota Surabaya ikut mengisi acara. Mereka mengikuti jalannya parade dengan menunggang kuda.

Tak hanya itu, mereka juga membacakan puisi di tempat bersejarah dalam perobekan bendera merah putih biru menjadi merah putih, Hotel Majapahit. Dengan kompak, masing-masing membacakan puisi dengan penuh khidmat. 

Bagi Cak Eri, pertunjukan ini bukan sekadar mengisi rangkaian peringatan Hari Pahlawan. Lebih dari itu, masyarakat diajak untuk meneladani semangat perjuangan di Surabaya. 

Bukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, namun dengan semangat belajar dan berusaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya.

"Inti acara hari ini adalah kita ingin mengembalikan semangat kepahlawanan di hari kita semuanya. Itulah hikmah dan filosofi acara hari ini,” tegasnya.

"Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa merdeka dari kemiskinan, dari kebodohan, dan pengangguran. Hal itu bisa diwujudkan kalau pemerintah dengan masyarakatnya berjuang bersama-sama," katanya. 

Acara tahunan tersebut kembali digelar setelah kali terakhir digelar pada 2019 silam. Gelaran ini sempat terhenti karena adanya pandemi. 

Rencananya, pemkot akan menggelar Parade Juang sebagai event nasional di tahun 2023 mendatang. Harapannya, akan semakin banyak wisatawan dari luar kota yang bisa menikmati. 

Kepala Dinas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati optimistis hal ini bisa dilakukan. Mengingat, besarnya animo masyarakat. 

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved