Pilpres 2024

Ternyata Pemilih NasDem Sedikit Pilih Anies Baswedan Setelah Deklarasi, Banyak Pilih Ganjar Pranowo

Ternyata dari hasil survei Litbang Kompas, pemilih Partai NasDem lebih sedikit memilih Anies Baswedan meski sudah dideklarasikan jadi capres 2024.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Ternyata hasil survei Litbang Kompas, pemilih NasDem sedikit pilih Anies Baswedan setelah deklarasi, banyak yang memilih Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Ternyata dari hasil survei Litbang Kompas, pemilih Partai NasDem lebih sedikit memilih Anies Baswedan meski sudah dideklarasikan jadi capres 2024.

Pemilih NasDem lebih banyak memilih Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan urutan kedua ditempati Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Ganjar Pranowo dipilih oleh pemilih NasDem sebanyak 26,9 persen responden pemilih dan Prabowo tingkat elektoralnya mencapai 17,3 persen.

Sementara, Anies Baswedan hanya dipilih oleh 15,4 persen pemilih partai besutan Surya Paloh itu.

Selain ketiga nama tersebut, muncul nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di posisi keempat dan elektoralnya mengalami kenaikan.

Pada Juni 2022, elektoral Jenderal Andika Perkasa cuma 5,7 persen dan sekarang mencapai 7,7 persen.

Survei Litbang Kompas ini berlangsung mulai 24 September hingga 7 Oktober 2022.

“Dari sisi responden Partai Nasdem, nama Anies Baswedan justru berada di urutan ketiga yang paling banyak dipilih oleh pemilih partai ini dengan raihan elektoral mencapai 15,4 persen,” kata peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu dikutip dari Harian Kompas, Selasa (25/10/2022).

“Menariknya Andika Perkasa dalam survei Oktober ini dipilih 7,7 persen pemilih Nasdem sebagai calon presiden,” ujar Wahyu.

“Boleh jadi kenaikan nama-nama ini tidak lepas dari bursa calon presiden yang pernah disebutkan dalam Rakernas Partai Nasdem pada 17 Juni 2022,” katanya.

Untuk diketahui, survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode wawancara tatap muka di 34 provinsi.

Responden dipilih secara acak memakai metode sistematis bertingkat.

Dengan metode tersebut kepercayaan publik mencapai 95 persen, dan margin of error penelitian kurang lebih 2,8 persen.

NasDem curiga ada yang jauhkan Anies dengan Jokowi

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved