Masa Verifikasi Faktual Keanggotaan, Tim Kerap Temui Warga Dicatut Parpol dan Pindah Domisili

Komisioner KPU Jatim Miftahur Rozaq, mendapati beberapa temuan lapangan, sejumlah warga mengaku dicatut keanggotaan parpol. 

surya.co.id/Yusron Naufal Putra
Petugas verifikator saat melakukan verifikasi faktual keanggotaan parpol 

SURYA.CO.ID|SURABAYA - Proses verifikasi faktual keanggotaan partai politik di tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur telah berjalan selama sepekan terakhir.

Sejauh ini, tak jarang tim verifikator masih menemui warga yang dicatut keanggotaan parpol hingga nama yang telah berpindah domisili. 

Komisioner KPU Jatim Miftahur Rozaq belum lama ini melakukan monitoring ke beberapa kabupaten di Jawa Timur.

Dari hasil turun ke daerah itu, dirinya mendapati beberapa temuan lapangan, sejumlah warga mengaku dicatut keanggotaan parpol. 

"Misalnya saat di Banyuwangi, ada yang mengaku memang benar anggota partai tapi juga ada yang merasa dicatut," kata Rozaq kepada TribunJatim.com, Senin (24/10/2022). 

Bagi yang merasa dicatut keanggotaan parpol, Rozaq menjelaskan, sebagaimana ketentuan, yang bersangkutan diminta untuk mengisi form pernyataan keberatan. Fakta semacam ini beberapa ditemukan dalam proses verifikasi faktual keanggotaan parpol. "Beberapa fakta di lapangan memang ada yang begitu," jelas Rozaq. 

Selain persoalan warga yang kecatut, perubahan alamat juga menjadi temuan di lapangan. Rozaq menjelaskan, beberapa anggota partai yang terdaftar tak jarang sudah ada yang pindah domisili. 

Alamat memang masih sesuai KTP terdaftar, namun saat didatangi ke alamat tertera yang bersangkutan telah tinggal di luar kota. Fakta ini beberapa juga ditemukan sekalipun sebelum turun lapangan tim telah menggandeng perangkat desa setempat. 

"Beberapa ada yang sudah kerja diluar kota dan sebagainya sehingga tidak bisa ditemui," ungkap Rozaq. 

Saat mendapati temuan ini, menurut Rozaq, tim langsung meminta bantuan kesaksian dari perangkat desa jika tim verifikator telah mendatangi rumah langsung dan orang yang dimaksud tak dapat ditemui. 

"Beberapa anggota parpol yang tidak bisa ditemui itu kita akan sampaikan kepada LO masing-masing partai untuk dikumpulkan di kantor partai politik tersebut," jelasnya. 

Di sisi lain, perjuangan tim verikator dalam mendatangi rumah anggota parpol di daerah juga kadang terkendala medan utamanya di pelosok. Petugas kerap harus berjalan kaki untuk sampai ke lokasi lantaran tak dapat ditempuh dengan berkendara.

"Maka kami juga terus memberikan motivasi kepada petugas di lapangan," tambahnya. 

Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved