Surya Militer

Dislitbangad Siapkan Sensor Counter Sniper Untuk Deteksi Lokasi Penembak Jitu, Ini Kehebatannya

Berikut kehebatan Sensor Counter Sniper, alat canggih yang disiapkan Dislitbangad Untuk Deteksi Lokasi Penembak Jitu.

Dispenad
Kadislitbangad Saat mengecek Sensor Counter Sniper Untuk Deteksi Lokasi Penembak Jitu. 

SURYA.co.id - Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD atau Dislitbangad saat ini tengah menyiapkan alat canggih untuk menghadapi penembak jitu atau Sniper.

Alat tersebut bernama sensor tembak counter sniper.

Sensor tembak counter sniper berfungsi untuk mendeteksi lokasi penembak jitu musuh, sehingga mampu melakukan serangan balasan.

Melansir dari rilis Dispenad, Kadislitbangad Brigjen TNI Hery Setiyono memimpin pelaksanaan gelar uji coba sertifikasi prototipe sensor tembak counter sniper di Lapangan Tembak 600, Pusdikif, Cipatat, Bandung Barat, Jumat (22/10/2022).

Alat ini merupakan hasil Litbanghan Dislitbangad TA. 2021.

Dalam keterangan tertulis Dislitbangad, prototipe sensor tembak counter sniper tersebut merupakan alat pendeteksi tembakan senapan lintas datar infanteri berbagai jenis kaliber 5,56 mm s.d. 12,7 mm.

Alat ini diaplikasikan dengan RCWS dan dapat menentukan dengan cepat arah dan jarak tembakan sehingga bisa segera diambil tembakan balasan.

Adapun materi uji dan persyaratan meliputi berbagai aspek yaitu konstruksi dan perlengkapan, kemampuan, kelancaran kerja dan insani.

Dikatakan Kadislitbangad, selama pelaksanaan uji coba itu secara umum berjalan dengan baik, aman dan lancar termasuk cara kerja alat berfungsi dengan baik.

Seperti data serta sensor-sensor berfungsi baik dan dapat mendeteksi bahkan sampai dengan jarak dan kaliber munisi yang digunakan.

Kadislitbangad berharap, selain penambahan radius tembakan, sensor tembak counter sniper bisa dikembangkan lebih baik lagi, tidak hanya digunakan di kendaraan, akan tetapi kedepan bisa digunakan di pos-pos terdepan atau rumah-rumah instansi militer di medan operasi.

Selain Danpusdikif Pussenif, Paban III/Litbangasro Srenaad, turut hadir Paban IV/Binsisops Sopsad, Paban VI/Alpal Slogad, Kasubdislaik Dislaikad, Kaliti Dislitbangad, Pa Ahli Matut Dislitbangad, Kasubdismat Dislitbangad, Kasubdisinsani Dislitbangad, Kasubdis Iptek Dislitbangad, Peneliti Utama Materiel Dislitbangad dan Mitra Kerja PT. Ansa.

TNI AD akan Dilengkapi Alat Komunikasi Canggih

Berbicara tentang teknologi canggih TNI AD, sebelumnya juga ada alat komunikasi canggih yakni SatCom On The Move (SOTM), MANPACK, Mobile dan Transportable Jammer.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved