Tragedi Arema vs Persebaya
Doa dan Harapan Cristian Gonzales Usai Tragedi Kanjuruhan
Mantan pemain Arema Malang, Cristian Gonzales datang ke Stadion Kanjuruhan bersama istri dan anaknya, Minggu (23/10/2022)
Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id | MALANG - Mantan pemain Arema Malang, Cristian Gonzales datang ke Stadion Kanjuruhan bersama istri dan anaknya, Minggu (23/10/2022).
Pemain yang pernah memperkuat Arema Malang pada 2013-2017 itu datang ke Stadion Kanjuruhan untuk memberi penghormatan pada para korban yang meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) lalu yang menewaskan 134 orang.
Di sana Cristian Gonzales, istri dan keluarganya berdoa dan tabur bunga untuk para korban yang meninggal dunia.
Di Kanjuruhan, Gonzales mengaku masih belum dapat percaya tragedi yang menewaskan ratusan nyawa bisa terjadi.
“Sampai sekarang saya belum percaya ini semua bisa terjadi. Karena saya lama bermain untuk Arema. Di sini sudah seperti rumah kedua saya. Saya cinta Aremania dan tidak pernah terjadi seperti itu,” kata Gonzales, Minggu (23/10/2022).
“Jujur awalnya saya kira berita (tragedi Kanjuruhan) itu gosip saja karena saya tahu lawannya Persebaya dan setahu saya suporter lawan tidak boleh datang. Ternyata itu benar,” tambahnya.
Pihaknya berharap agar tragedi itu tak terulang kembali, sebab dampak yang ditimbulkan sangat besar khususnya terkait duka mendalam keluarga korban.
“Harapan saya ini menjadi yang pertama dan terakhir, karena sepakbola itu hiburan semu masyarakat. Apalagi fanatisme masyarakat Indonesia luar biasa,” jelas eks pemain Timnas Indonesia ini.