Berita Trenggalek

Komplotan Pembobol Rumah Kosong Beraksi di Trenggalek, Bawa Kabur 3 Sepeda Motor

Komplotan pembobol rumah kosong beraksi di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Tersangka DS (baju oranye) di dekat sepeda motor yang ia curi bersama komplotannya. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Komplotan pembobol rumah kosong beraksi di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Komplotan yang terdiri dari empat orang itu merangsak masuk rumah warga yang ditinggal pemiliknya ke luar pulau.

Di rumah itu, mereka menggasak tiga sepeda motor. Lengkap dengan surat-surat kendaraan yang oleh pemilik disimpan di kamar.

Polisi Trenggalek menangkap satu dari empat pelaku. Tersangka yang ditangkap adalah DS (31), warga Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Selama ini, ia tinggal indekos di daerah Kecamatan Pogalan.

DS ditangkap beberapa pekan setelah aksi pencurian.

Baca juga: Banjir Bandang di Watulimo Kabupaten Trenggalek, Akses Menuju Tempat Wisata Terendam Lumpur

Dari DS, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang dicuri.

Satu sepeda motor juga didapatkan saat polisi memburu tiga tersangka lainnya di daerah Madura.

Sementara satu kendaraan lainnya, masih dicari. Tiga tersangka juga belum tertangkap.

Mereka adalah SS, TL, dan IL.

Baca juga: 21 Jam, Pemindahan Tronton yang Tutup Jalur Kampak - Munjungan Kabupaten Trenggalek

"Ketiganya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, Senin (10/10/2022).

Alith menjelaskan, DS, tersangka yang telah ditangkap, merupakan residivis.

"Ia pernah ditahan untuk perkara yang sama di Indramayu. Dan keluar tahanan pada 2017," sambung Alith.

Selain barang bukti sepeda motor, polisi juga mengamankan satu unit minibus. Mobil itu merupakan kendaraan sewaan para tersangka yang dipakai untuk mengangkut motor curian.

Kini, tersangka DS telah ditahan di Mapolres Trenggalek. Ia dijerat pasal 363 ayah (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Tersangka DS mengatakan, ia hanya diajak mencuri oleh teman-temannya.

Yang menentukan target rumah sasaran, kata DS, adalah temannya yang kini jadi DPO.

"Saya diajak aja," aku DS.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved