Berita Jember
Terkait Perploncoan Mahasiswa Baru, Rektor Unej Minta PPMB Dibubarkan, Dekan FT Diberi Peringatan
Pertama, memberi peringatan tertulis kepada dekan Fakultas Teknik atas kelalaian dalam pelaksanaan BEAT Tahun 2022.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, JEMBER - Rektor Universitas Jember (Nej), Iwan Taruna mengeluarkan keputusan terkait informasi dugaan perpeloncoan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (PPMB) di Fakultas Teknik Universitas Jember Tahun 2022.
Keputusan itu dikeluarkan setelah Tim Investigasi memberikan laporan dan rekomendasi hasil investigasi mereka. Keputusan rektor tersebut antara lain pemberian peringatan tertulis, juga pembubaran panitia BEAT (Bimbingan Edukasi Anak Teknik), kegiatan dalam rangkaian PPMB yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT Unej.
Mengutip rilis yang dikirimkan oleh Bagian Humas Unej, Kamis (6/10/2022), sesuai laporan dan rekomendasi Tim Investigasi pada Rabu 5 Oktober 2022, beberapa keputusan Rektor Unej dikirim ke awak media.
Pertama, memberi peringatan tertulis kepada dekan Fakultas Teknik atas kelalaian dalam pelaksanaan BEAT Tahun 2022. Kedua, pimpinan Fakultas Teknik agar membubarkan kepanitiaan BEAT tahun 2022 dengan catatan apabila masih terdapat agenda kegiatan PPMB yang belum terselesaikan, dapat dilanjutkan dengan membentuk kepanitiaan baru yang melibatkan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Fakultas Teknik.
Ketiga, pelaksanaan kegiatan PPMB Fakultas Teknik Universitas Jember tahun 2022 yang belum terselesaikan, wajib berpedoman pada surat Wakil Rektor I Universitas Jember Nomor 18159/UN25/KM/ 2022 Perihal Pemberitahuan Pelaksanaan PPMB.
Keempat, pimpinan Fakultas Teknik wajib memastikan penghentian penggunaan atribut di luar ketentuan PPMB oleh mahasiswa baru Fakultas Teknik tahun 2022 (scraf, pita, seragam tertentu dan papan nama) yang membedakan dengan mahasiswa Universitas Jember lainnya di luar jadwal kegiatan PPMB/BEAT Tahun 2022.
Dan merubah tradisi kegiatan BEAT yang melanggar ketentuan, menjadi kegiatan yang lebih inovatif dan mengedepankan intelektualitas.
Kelima, pimpinan Fakultas Teknik agar memberikan peringatan terkait pelanggaran pelaksanaan PPMB Fakultas Teknik tahun 2022 dalam bentuk BEAT.
Peringatan ini juga berlaku untuk wakil dekan III FT selaku penasehat kegiatan BEAT, ketua BEM Fakultas Teknik sebagai penanggung jawab kegiatan BEAT, Steering Committee kegiatan BEAT, dan Ketua Pelaksana kegiatan BEAT.
"Rektor Universitas Jember sudah mengeluarkan keputusan setelah mendapatkan laporan dan rekomendasi dari Tim Investigasi," ujar Wakil Koordinator Bidang Humas Unej, Rokhmad Hidayanto.
Diberitakan sebelumnya, keluarga mahasiswa baru FT mengeluhkan perihal kegiatan PPMB di fakultas tersebut. Kegiatan digelar di luar kampus dan di malam hari tersebut diindikasikan disertai tindakan perpeloncoan. Beberapa mahasiswa baru dilaporkan sakit usai kegiatan tersebut.
Akhirnya peristiwa itu ramai di media, dan akhirnya direspon oleh pihak rektorat antara lain dengan membentuk Tim Investigasi. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/iwan-taruna-rektor-unej-terpilih.jpg)