KKB Papua

Selamat dari Serangan Ganas KKB Papua, Ini 3 Pengakuan Om Kumis: Berondongan Peluru Menggila

Berikut sederet pengakuam Om Kumis, korban Selamat dari Serangan Ganas KKB Papua. Terjadi Berondongan Peluru Menggila.

Kolase KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN dan Facebook
Om Kumis (kiri), korban selamat dari serangan KKB Papua. Simak pengakuannya. 

SURYA.co.id - Om Kumis, salah satu korban selamat dari serangan ganas KKB Papua, akhirnya memberikan pengakuan.

Om Kumis dan teman-temannya sempat diberondong peluru oleh KKB Papua saat melakukan pengerjaan jalan di Distrik Moskona Barat-Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Pria bernama asli Rizal itu menjadi korban serangan KKB Papua namun berhasil selamat.

Ia menceritakan detik-detik berondongan peluru yang menggila dari KKB Papua.

Berikut sederet pengakuannya melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua'.

1. Pekerja berhamburan

Menurut Om Kumis, KKB Papua awalnya memberikan tembakan peringatan untuk berhenti bekerja.

Dan kemudian terjadi tembakan susulan.

"Saat itu kami sedang mengerjakan perbaikan jalan, tiba-tiba suara tembakan, pada tembakan pertama tidak ada yang kena.

Tembakan bertama kami kira hanya tembakan peringatan agar kami berhenti bekerja.

Namun beberapa saat terjadi tembakan susulan, 14 pekerja langsung bersembunyi dan ada yang lari,"kata Rizal, Selasa (4/10/2022).

"Letusan pertama dan kedua belum ada pekerja yang terkena, namun pada tembakan ketiga, teman kami Ruslan yang kena tembakan," kisah Rizal. 

2. Berondongan peluru menggila

Saat melihat pekerja ada yang tertembak, Rizal melompat dan sembunyi di balik pohon besar, saat itu berondongan peluru mulai menggila.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved