Persebaya Surabaya

Langkah Persebaya Usai Gagal ke Final Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2022

Langkah Persebaya U16 dan U18 dipastikan mandek di babak semifinal kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2022. Ini menyusul tim Bajul Ijo Muda itu kalah

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Foto PSSI
Salah satu pemain Persbeaya U16 (kiri) duel dengan pemain Persib Bandung pada semifinal Elite Pro Academy (EPA) 2022. Bajul Ijo Muda gagal ke final usai kalah 0-3. 

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Langkah Persebaya U16 dan U18 dipastikan mandek di babak semifinal kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2022. Ini menyusul tim Bajul Ijo Muda itu kalah dari lawan-lawannya di babak empat besar.

Persebaya U18 gagal melewati hadangan Persija Persijadengan skor telak 6-0. Gol-gol dari Macan Kemayoran Muda, dicetak oleh Waliy Ma’rifat di menit ke-13’, M. Rizaldy R Putra Setiabudi (47’, 71’), Muhammad Rizky Padilah (55’), Ahmad Syauki Fahrezi Kholid (68’), dan Muhammad Ihsan Kusuma (80+1’).

Sementara, Persebaya U16 ditekuk Persib Bandung dengan skor 3-0. Eriko Sulastiano jadi pemain kunci dalam laga tersebut, dua gol dibuatnya pada menit ke-1’ dan 40’. Satu gol lain dicetak Ariel Syahputra di menit ke-57’ melalui titik penalti.

Pelatih Persebaya U18, Ahmad Rosyidin mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab kekalahan Bajul Ijo Cilik atas Macan Kemayoran.

"Evaluasi waktu lawan Persija di semifinal, saya tidak mendapatkan izin mendampingi tim, karena saya sedang mengikuti kursus pelatih Lisensi A AFC," kata Ahmad, Selasa (4/10).

Dirinya juga menambahkan, situasi kian memburuk saat kiper Persebaya melakukan blunder, hingga menghasilkan skor 2-0 di babak pertama bagi Persebaya

"Ditambah kartu merah di babak kedua membuat anak anak semakin panik ketika diserang terus. Kiper juga sudah diganti," bebernya.

"Untuk pemain dikembalikan ke klub masing masing. Meski gagal di semifinal, kami berhasil juara ketiga menang lawan Persib Bandung skor 2-1," imbuh eks asisten Ppelatih Persebaya tersebut.

Terpisah, pelatih Persebaya U16, Mat Halil menerangkan, anak asuhnya gagal di perebutan tempat ketiga usai kalah adu penalti lawan Dewa United, dengan skor 3-4.

"Kami kalah 3-0 lawan Persib. Kami kecolongan di menit awal. Kurangnya konsentrasi, menjadi bahan untuk pembenahan," terangnya.

"Kami masih menunggu instruksi dari manajemen buat kompetisi berikutnya. Anak anak dikembalikan ke klub internal dan rutin tetap berlatih," tuntas eks bek sayap Persebaya itu.

 

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved