Berita Tulungagung

Kejari Tulungagung Menunggu Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Polisi Pengedar Sabu-sabu

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung menyatakan berkas perkara polisi pengedar sabu-sabu telah lengkap atau P21.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung menyatakan berkas perkara Ajun Komisaris Satu Polisi (Aiptu) UC alias  UD telah lengkap atau P21.

Aiptu UC adalah anggota Unit Lantas Polsek Ngunut yang terlibat perkara peredaran narkotika jenis sabu-sabu.

Setelah dinyatakan P21, maka Kejaksaan menunggu penyidik Satreskoba Polres Tulungagung melimpahkan barang bukti dan tersangka.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, tidak ada P19 (pengembalian berkas) dalam perkara ini.

"Saat penyidik Kepolisian melimpahkan berkas, Jaksa peneliti langsung menyatakan lengkap. Sekarang tinggal menunggu pelimpahan tahap dua," terang Agung, Selasa (4/10/2022).

Kejari Tulungagung menyatakan P21 perkara ini pada Kamis (29/9/2022) lalu.

Dengan demikian, penyidik Satreskoba Polres Tulungagung mempunyai waktu 30 hari untuk pelimpahan tahap dua.

Saat ini, Aiptu UC menjalani penahanan di Polres Tulungagung.

"Seluruh syarat formil dan materiil sudah terpenuhi dalam berkas yang disampaikan penyidik. Sudah tidak ada yang perlu dilengkapi," tegas Agung.

Berdasar sangkaan dalam berkas penyidik Kepolisian, Aiptu UC dijerat dengan pasal 114 Undang-undang Narkotika.

Selain itu penyidik Kepolisian jaga mengenakan pasal 112 dan 127 Undang-undang Narkotika.

Dengan penerapan pasal 114 Undang-undang Narkotika, maka status Aiptu UC diduga sebagai pengedar.

"Itu pasal yang disangkakan oleh penyidik Kepolisian. Kemungkinan yang akan dipakai dalam dakwaan," ungkap Agung.

Dengan penerapan pasal 114 Undang-undang Narkotika, tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5  tahun, dan paling lama 20 tahun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved