Tragedi Arema vs Persebaya Surabaya

Gubernur Khofifah Peluk Ibu Korban Tragedi Arema vs Persebaya: Kesedihan yang Sangat Besar

Sebagai sesama ibu, Gubernur khofifah peluk ibu korban tragedi Arema vs Persebaya. Berharap tidak ada kejadian setupa terulang.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Instagram @khofifah.ip
Gubernur Khofifah Peluk Ibu Korban Tragedi Arema FC vs Persebaya, Minggu 2 Oktober 2022 

SURYA.CO.ID - Gubernur Khofifah peluk ibu korban tragedi Arema vs Persebaya saat takziah, Minggu (2/10/2022).

Sambil tertunduk lesu, ibu salah satu korban tragedi tersebut hanya bisa pasrah, jatuh di pelukan Gubernur Khofifah.

Sebagai sesama ibu, Gubernur Khofifah mengaku bahwa kehilangan buah hati adalah kesedihan yang sangat besar. Ia berharap tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan tidak lagi terulang.

"Tidak ada satu kata maupun istilah yang bisa menggambarkan hati dan perasaan seorang ibu yang kehilangan buah hatinya. Itu adalah kesedihan yang sangat besar.

Insyaallah, Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik lagi. Jika tidak di dunia, maka Allah akan menggantikan sesuatu yang lebih indah dan abadi di surganya kelak.

Semoga perisitiwa di Kanjuruhan, Malang tidak akan pernah terulang lagi dan tidak ada lagi hati ibu yang harus menangisi kepergian abadi sang anak. Lahumul Fatihah," tulis Instagram resmi Gubernur Khofifah Indar Parawansa @khofifah.ip, dilansir Surya Online Senin (3/10/2022).

Gubernur Khofifah Peluk Ibu Korban Tragedi Arema vs Persebaya
Gubernur Khofifah Peluk Ibu Korban Tragedi Arema vs Persebaya (Instagram @khofifah.ip)

Baca juga: PANPEL Tolak Saran Polres Malang Soal Jam Laga Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan, Ini Jawaban PSSI

Baca juga: Komentar Presiden FIFA Soal Tragedi Arema vs Persebaya di Kanjuruan Malang: Memilukan

Baca juga: Juragan 99 Minta Maaf atas Tragedi Arema Persebaya, Siap Tanggung Biaya Penanganan Korban

Update Jumlah Korban

Suporter Arema FC, Aremania membopong korban kericuhan sepakbola saat laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).
Suporter Arema FC, Aremania membopong korban kericuhan sepakbola saat laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). (surya.co.id/purwanto)

Berikut update jumlah korban tragedi Arema vs Persebaya Surabaya per hari ini, Senin (3/10/2022).

Berdasar data yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat berkunjung ke Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022), jumlah korban meninggal dunia tragedi Arema vs Persebaya adalah 125 orang.

Pembaruan data tersebut berdasarkan hasil verifikasi terakhir yang dilakukan polisi dan instansi terkait pada Minggu (2/10/2022).

"Hasil verifikasi terakhir dari seluruh dinkes di Malang Raya, kami konfirmasi sampai saat ini yang meninggal dari awal diinformasikan sebanyak 129 orang, data terakhir jumlahnya 125. Karena ada yang tercatat ganda," ujar Sigit saat jumpa pers di Stadion Kanjuruhan baru saja.

Menurut Sigit, tim terus bekerja untuk melakukan pemutakhiran data kepada masyarakat, khususnya keluarga yang sedang mencari anggota keluarganya yang tewas akibat tragedi memilukan tersebut.

"Untuk tahap awal tim DVI sudah bekerja untuk menetapkan identitas para korban yang meninggal dunia," papar Sigit.

Terakhir, Sigit menyatakan jika pihaknya akan melakukan investigasi secara mendalam untuk mengungkap penyebab banyaknya kasus kematian usai laga Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu lalu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved