Persebaya Surabaya

COMEBACK Bela Persebaya Surabaya, Higor Vidal Justru Bersedih Setelah Kalahkan Arema FC

Pemain Asing Persebaya Surabaya, Higor Vidal baru comeback dari cedera tetapi justru sedih saat mempersembahkan kemenangan di Derby Jatim melawan Arem

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Purwanto
Pemain Persebaya Surabaya Higor Vidal dikepung pemain Arema FC dalam laga Derby Jatim di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) 

SURYA.co.id, - Pemain Asing Persebaya Surabaya, Higor Vidal baru comeback dari cedera tetapi justru sedih saat mempersembahkan kemenangan di Derby Jatim melawan Arema FC

Seperti diketahui, Higor Vidal melakukan pertandingan comebacknya di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10) lalu. 

Ia sebelumnya harus absen di 6 pertandingan terakhir Bajul Ijo akibat mengalami cedera robek otot paha. 

Di laga comebacknya tersebut, Vidal berhasil menjadi bagian penting kemenangan 3-2 pasukan Aji Santoso. 

Ia berhasil membuat satu assist untuk gol sundulan yang dilesakkan oleh Leo Lelis. 

Higor Vidal mengirimkan pesan duka usai tragedi Arema FC vs Persebaya
Higor Vidal mengirimkan pesan duka usai tragedi Arema FC vs Persebaya (Higor Vidal)

Meski berhasil membuat comeback berkesan, tetapi Higor Vidal justru bersedih. 

Ini karena laga Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya harus berakhir dengan jatuhnya ratusan korban jiwa usai pertandingan. 

Baca juga: PENYESALAN Pemain Singo Edan Usai Tragedi Arema vs Persebaya, Dihantui Rasa Bersalah

Baca juga: KESALAHAN Fatal Panpel Arema FC vs Persebaya hingga Berujung Tragedi Kanjuruhan 129 Orang Tewas

Baca juga: Bukan Sepekan, Liga 1 2022 Dihentikan Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Imbas Tragedi Kanjuruhan

Kesedihan Higor Vidal itu nampak dari unggahan sang pemain di Instagram Pribadinya. 

"1 Oktober 2022.

Malam yang dalam karir saya akan menjadi salah satu pengalaman terbaik sepanjang hidup saya sebagai seorang atlet berubah menjadi tragedi, malam yang akan menjadi salah satu yang paling bahagia dalam hidup saya berubah menjadi momen paling menyedihkan dalam karir saya.

Hari dimana kami memasuki sejarah Persebaya dan akan menjadi malam yang banyak, banyak perayaan, menjadi sunyi, menjadi salah satu hari paling menyedihkan dalam hidupku."

Saya akan menukar kemenangan apapun dengan nyawa yang hilang di stadion itu."

Stadion adalah tempat di mana orang pergi untuk menonton "pertunjukan", pria, wanita, anak-anak dan keluarga pergi ke sana untuk menyemangati tim mereka dengan sepenuh hati. Dan ketika permainan selesai, setiap orang memiliki pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka, hidup terus berjalan.

Tidak ada lagi cara untuk mengubah apa yang telah berlalu, tidak ada lagi cara untuk mengubah skor. Dan mengetahui bahwa lebih dari 150 orang tidak akan pulang membuat hati saya jatuh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved