Tragedi Arema vs Persebaya

Warga Nglegok Blitar Jadi Korban Meninggal Rusuh Kanjuruhan Usai Arema FC vs Persebaya

Korban tragedi Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022-2023 ternyata tidak hanya suporter atau warga Malang

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Samsul Hadi
Ambulans yang mengangkut jenazah Andika, korban meninggal dunia dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, tiba di rumah duka Desa Kedawung, Nglegok, Kabupaten Blitar, Minggu (2/10/2022). 

 

SURYA.co.id I BLITAR - Korban tragedi Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022-2023 ternyata tidak hanya suporter atau warga Malang. Andika Bayu Pradana (17), warga Kabupaten Blitar menjadi satu dari 129 korban meninggal dunia dalam tragedi Sabtu (1/102/2022) malam.

Jenazah Andika Bayu Pradana tiba di rumah duka di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Minggu (2/10/2022) pukul 09.30 WIB. Ia salahs atu korban luar Malang usai laga Arema FC vs Persebaya

Pantauan di lokasi, jenazah Andika diantar ambulans RS Siti Khadijah Kota Blitar ke rumah duka di Desa Kedawung.

Sejumlah warga yang melayat sudah menunggu di rumah duka.

"Keluarga mendapat informasi anaknya ikut menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kepala Desa Kedawung Abdurrahman, di rumah duka, Minggu (2/10/2022).

Abdurahman mengatakan keluarga mengabarkan informasi itu ke pihak desa. Lalu, perangkat desa bersama keluarga menjemput jenazah korban ke Malang.

"Tadi pagi, berangkat dan keluarga pergi ke Malang untuk menjemput jenazah korban," ujarnya

Dikatakannya, sesuai informasi keluarga, korban pamit berangkat melihat pertandingan sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/2/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban berdua dengan tetangganya berboncengan naik sepeda motor berangkat dari Blitar menuju ke Malang.
"Kalau teman korban selamat," ujarnya.

Warji, ayah angkat korban mengatakan korban memang sering melihat sepakbola di Malang. Kemarin, korban berpamitan ingin menonton sepa bola di Malang.

"Korban ini anak angkat, dia saya rawat sejak kecil. Dia sebenarnya cucu dari kakak saya," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved