Tragedi Arema vs Persebaya

Media Internasional Sebut "A dark day for football', Ini Ucapan Belasungkawa Presiden FIFA

A dark day for footbal ( Hari yang kelam untuk sepak bola). Begitu judul laporan Livescore.com tetang tragedi pasca pertandingan Arema vs Persebaya.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
Surabaya.Tribunnews.com/Kukuh Kurniawan
Wali Kota Malang Sutiaji saat datang melayat ke rumah duka korban tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya di lanjutkan Liga 1 2022-2023 

SURYA.co.id I A dark day for footbal ( Hari yang kelam untuk sepak bola).

Begitu judul laporan Livescore.com tetang tragedi pasca pertandingan Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan belasungkawa pada "hari yang gelap" setelah setidaknya 174 orang tewas dalam kerusuha pasca-pertandingan Liga Premier Indonesia (Liga 1) antara Arema FC dan Persebaya Surabaya.

Polisi menembakkan gas air mata dalam upaya untuk membubarkan para pendukung kerusuhan di lapangan setelah tuan rumah Arema dikalahkan 3-2 di Stadion Kanjuruhan di Malang pada hari Sabtu.

Baca juga: RENCANA Bonek soal Tragedi Arema vs Persebaya, Ajak Lakukan Galang Dana dan Kunjungi Rumah Duka

Kapolda Jawa Timur Nico Afinta mengatakan orang-orang tewas akibat tergencet dan tercekik saat mereka berlari menuju pintu keluar yang sama.
Afinta menyatakan bahwa 3.000 dari sekitar 40.000 penonton yang hadir telah menyerbu lapangan yang memicu "kerusuhan".

Awalnya dilaporkan bahwa sekitar 130 orang telah kehilangan nyawa mereka, tetapi para pejabat kemudian mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas telah meningkat.

Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) meluncurkan penyelidikan atas tragedi itu, sementara Infantino FIFA mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Dunia sepak bola dalam keadaan syok menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia.

"Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini.

“Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang terluka, bersama dengan rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Asosiasi Sepak Bola Indonesia, dan Sepak Bola Indonesia. Liga, pada saat yang sulit ini."

Semua pertandingan Liga 1 yang tersisa yang akan dipentaskan pada akhir pekan ditangguhkan menyusul tragedi itu, sementara Arema dilarang menjadi tuan rumah pertandingan hingga akhir musim.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved