Tragedi Arema vs Persebaya

500 Aremania Tulungagung Pergi ke Malang, Data Sementara 5 Jadi Korban Tragedi Arema Vs Persebaya

Sebanyak lima Aremania asal Tulungagung menjadi korban tragedi Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
SURYA/PURWANTO
Ilustrasi - Aremania saat mendukung Arema FC pada laga kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam 

Berita Tulungagung

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebanyak lima Aremania asal Tulungagung menjadi korban tragedi Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Jumlah ini belum final, karena polisi masih melakukan pendataan dari Polsek-Polsek jajaran.

Korban rata-rata masih berusia remaja berstatus pelajar.

Mereka adalah Faiz al Fikkry (18) warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Siswa SMKN 1 Rejotangan.

Aura Maulidha (18) siswi SMKN 1 Bandung, warga Desa Suruhanlor, Kecamatan Bandung.

Mohammad Haikal Maulana (18) siswa SMKN 2 Tulungagung, warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol

Herlangga Aditama Putra (18) siswa SMAN 1 Kauman, warga Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang.

Korban terakhir bernama Indhi Rahma Putri (20), asal Desa/Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.

Menurut salah satu Aremania Ngunut, Hendra Oktaviano, ada sekitar 500 Aremania Tulungagung yang berangkat ke Malang.

Titik kumpul ada di Pabrik Kunir Desa Kaliwingu, Kecamatan Ngunut dengan dua kali pemberangkatan.

"Pertama berangkat pukul dua (14.00 WIB), kedua berangkat pukul tiga (15.00 WIB)," ujar Hendra yang dianggap senior di Aremania Ngunut.

Pemberangkatan ada yang menggunakan sepeda motor, ada pula yang menggunakan mobil.

Aremania Ngunut diminta mengkoordinasikan, karena keberangkatan dilakukan dari Ngunut.

Namun diakui Hendra, ada Aremania yang berangkat di luar rombongan.

"Seperti korban yang di Desa Gilang, itu tidak berangkat dengan kami," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved