Tragedi Arema vs Persebaya

21 Jenazah Berhasil Diidentifikasi RSUD Dr Saiful Anwar Kota Malang

Dirut RSUD Dr Saiful Anwar, Dr dr Kohar Hari Santoso, mengungkapkan ada 21 orang korban tragedi Arema vs Persebaya yang ditangani oleh pihaknya.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
SURYA.co.id/Rifky Edgar
Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang 

SURYA.co.id - Plt Direktur Utama RSUD Dr Saiful Anwar, Dr dr Kohar Hari Santoso, mengungkapkan ada 21 orang korban tragedi Arema vs Persebaya yang ditangani oleh pihaknya.

"Tadi malam datang dua, lalu ada tambahan lagi. Sebenarnya korban dikirim dari Rumah Sakit Kanjuruhan untuk dilakukan identifikasi karena identitasnya belum jelas," ujar Kohar, Minggu (2/10/2022).

Dalam melakukan identifikasi, lanjut dia, petugas melakukan sejumlah upaya. Antara lain, mengambil data dari keluarga yang merasa kehilangan. Kemudian, data itu dicocokkan dengan korban.

"Kami cari data antemortem, tanya kartu identitas dan ciri ciri tubuh atau mungkin ada tato. Kami juga lakukan identifikasi sidik jari," terangnya.

"Kemudian juga melibatkan tim gabungan inafis dari kepolisian dan menanyakan dari keluarga, korban berangkat dengan pakaian apa," imbuh Kohar.

Setidaknya, ada 5 dokter forensik dan 20 tenaga medis dikerahkan dalam peristiwa tragedi kericuhan Pertandingan Liga 1 Arema melawan Persebaya, yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

"Jadi semua jenazah yang tidak teridentifikasi terpusat dikirim ke sini," pungkas Kohar.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved