Berita Surabaya

Meski Pengalihan Kompor Gas ke Listrik Dibatalkan, PLN: Promo Nyaman Kompor Induksi Lanjut

PT PLN (Persero) telah memutuskan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik dibatalkan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PLN UID Jatim
Kompor listrik yang sudah banyak diminati pelanggan PLN dan mendukung penggunaannya dengan tambah daya tegangan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT PLN (Persero) telah memutuskan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik dibatalkan.

Di wilayah Jatim, program pengalihan direncanakan akan menyasar 50.400 pelanggan.

"Itu juga dibatalkan. Tapi kami masih ada program Promo Nyaman Promo Induksi yang masih bisa dinikmati sampai dengan 31 Desember 2022 bagi seluruh pelanggan PLN," kata Hamzah Zainuddin, Senior Manager Komunikasi dan Umum

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Jumat (30/9/2022).

Program tersebut adalah pelanggan yang telah membeli kompor listrik cukup membayar Rp 150.000 untuk tambah daya mulai daya 2.200 VA sampai dengan 11.000 VA.

Dalam kesempatan itu, Hamzah juga menyebutkan, promo biaya tambah daya juga telah digelar melalui promo 'Nyalakan Kemerdekaan', yang digelar mulai Agustus 2022 lalu hingga 30 September 2022.

"Dari program Nyalakan Kemerdekaan, pelanggan mendapatkan diskon besar untuk penambahan daya yakni dari harga Rp 5.330.900 menjadi hanya Rp 170.845 yang berlaku hingga 30 September 2022," jelas Hamzah.

Hingga Selasa (27/9/2022), program ini telah diikuti sebanyak 25.203 pelanggan.

Dari jumlah itu, ada pula pelanggan yang tambah daya untuk bisa menggunakan kompor listrik di rumahnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim), Lasiran mengungkapkan promo ini bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile dengan memasukkan kode promo 'NYALAKANKEMERDEKAAN'.

Promo tambah daya ini juga berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 450 – 4.400 volt ampere (VA) di semua golongan tarif yang ingin menaikkan dayanya menjadi 900 – 5.500 VA.

“Prosesnya mudah, pakai aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terkonfirmasi, PLN Unit Pelayanan setempat akan segera menindaklanjuti proses penambahan daya," pungkas Lasiran.

Sementara itu, terkait pembatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik, dilakukan PLN  untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” kata Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved