Berita Nganjuk

Semakin Banyak Warga Nganjuk Bebas dari Pengangguran, Berkat Program Pelatihan Berbasis Kompetensi

Plt Bupati Nganjuk mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pelatihan keterampilan berbasis kompetensi tersebut.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi bersama para calon tenaga kerja peserta pelatihan keterampilan digelar Disnaker Nganjuk yang siap dipekerjakan di perusahaan. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pemkab Nganjuk terus membuka kegiatan pelatihan ketrampilan sesuai kebutuhan industri, untuk membuka peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Kali ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk memberikan pelatihan keterampilan berbasis kompetensi bagi pekerja untuk salah satu pabrik karung di Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pelatihan keterampilan berbasis kompetensi tersebut. Di samping itu, pihaknya akan selalu memberikan motivasi kepada para calon pekerja.

"Di manapun yang sukses itu adalah yang bekerja keras. Tunjukkan bahwa SDM di Nganjuk berkualitas dan mampu bekerja keras," ujar Marhaen, Jumat (30/9/2022).

Dijelaskan Marhaen, Pemkab Nganjuk akan selalu hadir untuk semua elemen, termasuk untuk pekerja dari kalangan penyandang disabilitas. "Kami berharap ke depannya perusahaan dapat mengalokasikan satu persen pekerjanya untuk penyandang disabilitas. Hal ini selain memberikan semangat bekerja juga mengurangi angka pengangguran di Nganjuk," tandas Marhaen.

Sementara Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto menambahkan, pihaknya sudah merampungkan pelatihan keterampilan bagi para penyandang disabilitas. Setidaknya didapatkan 12 dari 20 orang peserta untuk mengikuti fasilitasi bekerja.

Dan kebetulan yang sudah bekerjasama adalah PT Kertarajasa Raya yang bergerak dalam produksi karung. "Alhamdulillah, 12 orang yang kami latih sudah bekerja di pabrik produksi karung tersebut," kata Supiyanto.

Kegiatan pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja di perusahaan tersebut, ungkap Supiyanto, dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022. Di mana salah satu tujuannya untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk.

“Kami manfaatkan DBHCHT untuk mengurangi angka pengangguran di Nganjuk. Untuk kali ini, pelatihan keterampilan diadakan langsung di perusahaan," tutur Supiyanto. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved