Berita Tulungagung

Saat Pekerja Migran di Luar Negeri, P3MI Tulungagung Bertanggung Jawab Secara Sosial pada Keluarga

banyak ditemui anak-anak pekerja migran yang terpengaruh hal buruk. Bahkan rumah tangga mereka retak, hingga bercerai

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Wakil Menteri Tenaga Kerja RI, Afriansyah Noor berdialog dengan Paguyuban P3MI Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meminta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mempunyai tanggung jawab sosial terhadap keluarga pekerja migran atau TKI. Sebab seringkali kepergian pekerja migran ke luar negeri memberi dampak buruk ke anak-anaknya, maupun rumah tangganya.

"Saya minta P3MI jangan hanya ambil untungnya saja. Dampak sosialnya juga harus diperhatikan," ujar Kepala Disnakertrans Tulungagung, Agus Santoso, Jumat (30/9/2022).

Menurut Agus, P3MI adalah pihak yang diuntungkan dari pemberangkatan para pekerja migran. Secara ekonomi pekerja migran juga terbantu, karena ada peningkatan pendapatan.

Namun banyak ditemui anak-anak pekerja migran yang terpengaruh hal buruk. Bahkan rumah tangga mereka retak, hingga ada yang mengajukan cerai. "P3MI harus tanggung jawab, siapa yang mengurus anak-anak mereka (pekerja migran). Siapa yang mengawasi mereka dari pengaruh buruk," tegas Agus.

Ia melanjutkan, penting untuk memastikan anak-anak pekerja migran tidak telantar. Bahkan penting untuk mengembangkan potensi mereka selama orangtuanya bekerja di luar negeri.

Agus pun memuji para P3MI asal Tulungagung yang bergabung dalam satu paguyuban. "Sejauh ini respon dari para P3MI sangat positif. Mereka semangat untuk memberikan tanggung jawabnya," ucap Agus.

Sementara Wakil Ketua Paguyuban P3MI Tulungagung, Susi Lestari, mengaku ada 50 perusahaan yang bergabung dalam paguyuban. Dari jumlah itu, tiga di antaranya perusahaan asli Tulungagung, sisanya perusahaan dari luar yang punya cabang di Tulungagung.

Lewat paguyuban ini P3MI berupaya membantu keluarga dari pekerja migran yang sedang berada di luar negeri. "Kami siap bantu keluarga pekerja migran lewat paguyuban," ujar Susi.

Menurutnya selama ini Paguyuban P3MI telah membantu keluarga pekerja migran lewat koperasi. Paguyuban ini juga melakukan kegiatan sosial untuk keluarga pekerja migran, seperti sunatan massal. Paguyuban juga membantu pengiriman uang untuk keluarga dengan memilihkan bank yang sesuai. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved