Berita Kota Kediri

Gagal Berangkatkan Jamaah Umroh, Pihak Travel di Kota Kediri Malah Beri Jaminan Rumah Cicilan

Namun sejauh ini belum ada kepastian kapan pihak owner biro travel akan memberangkatkan umroh atau kapan mengembalikan uang jamaah

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/didik mashudi
Kantor PT Hadd Travel Indonesia di Jalan Agus Salim, Kota Kediri didatangi para calon jamaah umroh yang gagal berangkat. 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Harapan para calon jamaah umroh agar PT Hadd Travel Indonesia mengembalikan uang mereka setelah gagal berangkat ke Tanah Suci, ternyata masih mengambang. Itu karena pihak biro belum bisa memberi kepastian.

Dari hasil pertemuan dengan perwakilan jamaah yang menjadi korban, Dewi selaku owner dari PT Hadd Travel masih menjanjikan akan memberangkatkan jamaah umroh.

Sedangkan untuk pengembalian uang jamaah, Dewi berdalih pihaknya masih membutuhkan waktu. Namun owner PT Hadd Travel itu mengaku memiliki sebuah toko dan rumah perumahan Muning.

Eko Kustiono, perwakilan jamaah umroh yang menjadi korban saat dikonfirmasi menjelaskan, pihak owner travel umroh hanya memberikan janji berangkat umroh atau memberikan ganti rugi.

"Saya sudah menemui Bu Dewi di Polres Kediri Kota. Katanya janji untuk memberi solusi yaitu (tetap) berangkat atau ganti rugi dengan jaminan toko dan rumah yang masih cicilan di perumahan daerah Muning," ungkap Eko, Jumat (30/9/2022).

Namun sejauh ini belum ada kepastian kapan pihak owner biro travel akan memberangkatkan umroh atau kapan mengembalikan uang jamaah. Sementara dari penjelasan sejumlah jamaah, bahwa owner PT Hadd Travel telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Namun penjelasan resmi tentang penetapan tersangka, akan disampaikan setelah dilakukan gelar perkara. Selain Dewi selaku owner, juga ada sejumlah karyawan lainnya yang selama ini menerima setoran uang dari jamaah.

Sementara Iptu Nanang, Kasi Humas Polres Kediri Kota saat dikonfirmasi menjelaskan, penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi berkaitan kasus jamaah umroh yang gagal berangkat. "Dari penjelasan penyidik saat ini masih pemeriksaan saksi-saksi," jelas Nanang. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved