Berita Lamongan

Pusat Kota Lamongan Diacak Maling, Pencurian 2 Motor dari Rumah Kos Terekam Kamera CCTV

Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV di rumah kos itu, terjadi tidak jauh dari kantor Kejari Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
istimewa
Aksi pencurian motor Honda Vario dan Honda Scoopy di sebuah rumah kos di Jalan Veteran Kelurahan Banjarmendalan yang terekam CCTV, Kamis (29/9/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pembobolan sebuah rumah kos di Jalan Veteran, Kelurahan Banjarmedalan, Kecamatan Kota Lamongan, Kamis (29/9/2022), benar-benar tamparan bagi petugas. Bagaimana tidak, di kawasan di pusat kota itu, pelaku membawa lari sepeda motor milik penghuni kos tanpa seorang pun yang curiga.

Bahkan tidak tanggung-tanggung, pelaku mencuri dua motor sekaligus yaitu Honda Vario nopol S 3228 JAE warna merah dan Honda Scoopy M 6208 BU warna hitam dari teras rumah kos. Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV di rumah kos itu, terjadi tidak jauh dari kantor Kejari Lamongan atau hanya beberapa ratus meter sebelah Barat dari Polres Lamongan.

Polisi pun menyelidiki pencurian yang kemudian dilaporkan oleh pemilik kos, Abdul Aziz itu. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro yang dikonfirmasi SURYA mengatakan, rekaman CCTV akan dijadikan petunjuk untuk proses penyelidikan.

"Yang mencuri dua unit motor dalam lorong teras kamar kos hanya satu pelaku. orang. Dan bisa dipastikan di luar rumah kos itu ada teman pelaku lainnya," kata Anton.

Dari rekaman CCTV itu terlihat, pelaku membawa kabur dua unit motor dari lorong kos depan kamar tanpa mengalami kesulitan apapun. Seorang laki-laki yang mengenakan kos merah, celana tiga perempat, dan bertopi tampak mengendap-endap masuk lorong kos sekitar pukul 03.28 WIB.

Pelaku langsung menarik Vario nopol S 3228 JAE keluar pagar, kemudian masuk lagi dan giliran membawa Honda Scoopy. Polisi memastikan bawa pelaku lebih dari dua orang.

Ini setelah ada keterangan dari saksi Sito (62), tetangga pemilik kos mengaku pagi itu melihat tiga orang yang mengendarai motor di depan kos. Namun saksi tidak menaruh curiga karena mengira mereka adalah anak kos. "Saya pikir itu anak kos," kata Sito kepada wartawan.

Sementara pagi itu, istri Abdul Aziz, pemilik kos sempat kaget dari tidurnya saat mendengar suara mencurigakan dari arah lorong depan kamar kos. Namun ia tidak melihat kejadiannya, hanya curiga ada tak biasa di tempat kosnya.

Baru setelah bangun paginya, ia baru tahu ada motor yang hilang. Warga kos dan pemilik kos kemudian berinisiatif melihat CCTV dan melihat ada orang yang menyatroni rumah kos tersebut. Bahkan anak kos pemilik motor Scoopy tidak mengetahui motornya hilang, karena ia menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit di Lamongan.

Sementara Anton mengimbau pemilik kos maupun para penghuni kos tetap memfungsikan perangkat keamanan di tempat kos. Kalau ada kunci gembok pagar harus dimanfaatkan, termasuk pengamanan motor. "Sesama penghuni kos harus ada keperdulian demi keamanan tempat kos," ujar Anton. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved