Travel

Pesawat Lion Air Bakal Terbang Tanpa Transit Surabaya - Kuala Lumpur, Ini Keunggulannya

Kedua armada itu digadang-gadang merupakan generasi modern yang tentunya sudah dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Sejumlah Pesawat Lion Air saat terparkir rapi di landasan Bandara Juanda. 

SURYA.CO.ID,SURABAYA – Baru-baru ini, Lion Air mengumumkan segera membuka jalur penerbangan internasional dari Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda tujuan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) yang dilayani pergi pulang (PP).

Nantinya, dalam implementasi tersebut, Lion Air akan mengandalkan dua pesawat.

Yakni Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi).

Kedua armada itu digadang-gadang merupakan generasi modern yang tentunya sudah dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter.

"Penerbangan rute Kuala Lumpur PP itu nanti, kami (Lion Air) akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi). Armada ini merupakan generasi modern dan baru yang dikirim dari pabrikan pesawat," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro,. Kamis (29/9/22).

Danang menjelaskan, dalam kedua pesawat itu, setiap tamu akan mendapatkan gratis bagasi 20 kg untuk kelas ekonomi.

Kemudian dilengkapi hiburan yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet yang didukung oleh Tripper.

Penumpang dapat menikmati hiburan secara “gratis” tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan (extra).

"Adapun untuk intuk menikmati hiburan di darat dan di udara melalui Tripper, penumpang bisa mendownload aplikasi Tripper dari PlayStore atau AppStore. Hiburan ini terkoneksi melalui wireless inflight entertainment," sambungnya.

Selain itu, seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat.

Kata dia, HEPA filter sendiri ini fungsinya untuk membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.

Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar.

"Dengan HEPA filter, siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat," imbuhnya.

Danang menambahkan, armada tersebut tentunya juga rajin untuk dibersihankan dan sterilisasi pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC).

"Metode AEIC sendiri dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station)," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved