Berita Trenggalek

10 Kursi Pimpinan OPD Kosong, Bupati Trenggalek Mas Ipin Bakal Lakukan Seleksi Terbuka

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pengisian jabatan kosong itu akan dikebut.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Pelantikan pejabat Pemkab Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Sepuluh kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Trenggalek kosong.

Jabatan tersebut saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pengisian jabatan kosong itu akan dikebut.

Pihaknya akan menggelar seleksi terbuka, untuk mengisi beberapa posisi tertentu.

Seleksi dilakukan sebab jumlah pegawai eselon 2 setingkat kepala dinas tak mencukupi untuk mengisi kekosongan itu.

Seleksi terbuka itu membuka peluang bagi para pegawai eselon 3 untuk naik pangkat.

"Yang sudah eselon 2 nanti kami assessment untuk memungkinkan adanya rotasi. Tapi kalau yang diroyasi jumlah jabatan dengan jumlah pejabatnya masih lebih banyak jumlah jabatannya. Maka dari itu akan ada seleksi terbuka," kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Untuk naik jabatan, pegawai eselon 3 harus mengikuti rangkaian tes agar bisa naik jabatan sebagai kepala dinas atau jabatan setingkatnya.

Meski demikian, Mas Ipin menyatakan, pengisian jabatan tak akan dilakukan secara gegabah.

Dengan begitu, pekerjaan yang kini tengah berjalan tak akan terganggu.

"Kalau bisa diisi secepatnya. Tapi kami juga harus melihat, jangan sampai nanti mengganggu kinerja tahun ini. Kita harus pilah-pilah. Jangan sampai nanti ganti-ganti pejabat malah pekerjaannya enggak beres," tuturnya.

Maka dari itu, pengisian jabatan akan diseleksi secara mendetail.

Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dianggap penting akan didahulukan.

Mas Ipin juga belum bisa memastikan kapan pengisian jabatan itu akan dilakukan.

"Tapi setidaknya, sampai nanti Desember 2022 atau Januari 2023, formatnya sudah harus ketemu," ucap dia.

Sekadar informasi, sepuluh OPD yang kosong pejabatnya itu adalah Bakeuda, Dispendukcapil, Dinas PMPTSP, dan Dinas Peternakan.

Selanjutnya, Dinas PMD, Dinsos PPPA, BPBD, staf ahli, dan dua asisten.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved