Berita Kota Kediri

Terdampak Perbaikan Jembatan Ngalim, Warga Berharap Pemkot Kediri Bantu Biaya Pembongkaran

Petugas juga telah memasang papan pemberitahuan titik lokasi jembatan yang masih ada bangunan untuk segera dibongkar

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Anak-anak memanfaatkan jalan di atas Jembatan Bandar Ngalim untuk bermain setelah jembatan di Kota Kediri itu ditutup. 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Penutupan Jembatan Bandar Ngalim di Kota Kediri untuk perbaikan, seperti menyediakan arena bermain untuk anak-anak. Tahu kalau jembatan itu ditutup, anak-anak di permukiman sekitar jembatan tidak bisa diam melihat jalan kosong di atasnya, sehingga bermain di badan jembatan yang melintang di atas Sungai Brantas itu, Rabu (28/9/2022).

Tidak hanya anak-anak, beberapa orangtua juga banyak yang mengasuh anak-anaknya di lokasi jembatan. Pantauan awak media Rabu (28/9/2022), anak -anak memanfaatkan jalan yang ditutup untuk bermain sepatu roda dan bersepeda.

Akses jembatan yang ditutup mulai dari Barat Alun-alun Kota Kediri sampai dengan sisi Barat Jembatan sepanjang 500 meter. Petugas sudah mulai memberikan penanda rangkaian besi jembatan yang akan dibongkar.

Petugas juga telah memasang papan pemberitahuan titik lokasi jembatan yang masih ada bangunan untuk segera dibongkar. Papan pemberitahuan dipasang di sebelah Timur dan Barat jembatan pada lahan terdampak.

Pemberitahuan itu ditujukan kepada warga di sekitar jembatan yang masih belum membongkar bangunannya. Tulisan yang tertera, "Segera Dikosongkan Area Sekitar Jembatan karena Jembatan Segera Dibangun".

Setidaknya ada beberapa bangunan terdampak yang harus segera dibongkar. Seperti bangunan rumah yang memang berada persis di kaki jembatan sebelah Timur. Tetapi sejauh ini belum ada tanda-tanda pemilik bangunan membongkar bangunan rumahnya.

"Kami sudah mengetahui pemberitahuan titik lokasi terdampak. Kami mengharapkan mendapatkan biaya untuk membongkar bangunan. Memang lahan yang dipergunakan bangunan hunian masuk dalam bantaran Sungai Brantas. Warga sudah bertahun-tahun menghuninya," kata salah seorang warga.

Sementara untuk bangunan semi permanen di lahan terdampak jembatan sudah ada yang telah dibongkar.
Di sisi Timur dan Barat di bawah Jembatan Bandar Ngalim juga dimanfaatkan masyarakat untuk akses jalan masuk ke perkampungan. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved