Berita Olahraga

Muaythai Jatim Bakal Perbanyak Kejuaraan Demi Munculkan Atlet Berprestasi

Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur bertekat membuat banyak kejuaraan demi munculnya atlet yang berprestasi

Editor: Fatkhul Alami
Humas Pengprov Muaythai Jatim
Ketua Pengorov MI Jatim, Baso Juherman memiliki tantangan berat menyambut PON 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan DI Aceh. Jatim harus mampu meningkatkan prestasi karena saat PON 2020 di Papua, Jatim hanya membawa pulang 1 emas dan 3 perak. 

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur bertekat membuat banyak kejuaraan demi munculnya atlet yang berprestasi.

Tekad tersebut dilontarkan Baso Juherman, Ketua Pengprov MI Jatim yang terpilih dalam Musyawarah Luar Biasa (Musprovlub) pengprov MI Jatim di Surabaya, Rabu (28/9/2022).

"Pengurus (MI Jatim) yang baru ini akan saya ajak untuk lebih banyak lakukan seleksi ke daerah-daerah dan buat banyak turnamen. Tujuannya supaya muncul atlet-atlet berrestasi yang bisa direkrut menjadi di PON 204 nanti," sebut Baso Juherman di Graha Kadin Jatim.

Pengorov MI Jatim, kata Baso Juherman memiliki tantangan berat menyambut PON 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan DI Aceh. Jatim harus mampu meningkatkan prestasi karena saat PON 2020 di Papua, Jatim hanya membawa pulang 1 emas dan 3 perak.

Menurut Baso Jugerman, tentang tersebut tidak membuat Pengprov MI Jatim patah semangat. Sebaliknya, Jatim berusaha bangkit dan mengejar prestasi terbaik di PON 2023. Lantaran Jatim memiliki modal sebagai daerah lumbung
atlet Muaythai.

"Harapan saya, jelang PON nanti ada pelatih Thailand dibawa ke Jatim untuk beri edukasi kepada atlet-atlet Muaythai. Karena gerakan-gerakan Muaythai itu beda dengan kickboxing. Muaythai ini fight-nya keras, begitu lonceng bunyi langsung fight, tidak lari0 keliling ring lagi," terang Baso Juherman.

Guna meantapkan kemampuan dan kualitas atlet, lanjut Baso Juherman, nanti atlet Muaythai Jatim akan studi banding ke Thailand supaya fight lebih kears lagi, tidak lari ambil nafas.

"Saya harapkan atelt-atlet Jatim bermunculan, masih ada waktu kurang lebih dua tahun lagi ke PON 2024. Saya akan perbanyak event-event dan keliling ke champ-champ di Jatim untuk lihat potensi atlet," tutur mantan Ketua Muaythai Surabaya ini.

Baso Juherman menambahkan, Muaythai Jatim mengaku siap melakukan pemusatan ladihan daerah (Puslatda) secara mandiri. Jika memang dinilai KONI Jatim belum layak untuk ikut puslatda bersama cabor-cabor berprestasi bagus.

"Kalau memang KONI berat adakan puslatda awal, ya tugas pengurus baru (Muaythai Jatim) lakukan puslatda mandiri. Supaya mucul dulu atlet dulu," cetus Baso Juherman.

Menghadapi PON 2024, Baso Juherman mengaku Muaythai Jatim menargetkan sediktnya 5-7 medali emas. Jika target 5-7 bisa tercapai, sudah pasti jadi juara umum (Muatthai).

"Potensi-potensi atlet Banten, Jabar, DKI itu bagus, camp-samp juga bagus. Mereka juga punya prospek juara," tuturnya.

Selain itu, Baso Juherman menuturkan, kualitas wasit dan juri Jatim juga harus baik. Sehingga pelatihan dan kursus-kursus wajib terus ditingkatkan.

Kualitas wasit dan juri, lanjut Baso Juherman, akan jadi bagian penting program Pengprov Muaythai Jatim. Sehingga program tersebut akan jadi prioritas.

 


>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved