Liga Indonesia

Dipecat dari Persela di Pertandingan Keenam, Pelatih Nasional Ini Jadi Korban Kedua Liga 2,

Manajemen menilai, Fakhri tidak mampu mengangkat performa Persela karena hingga pekan keenam tercecer di peringkat 9.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
AFC
Fakhri Husaini saat masih jadi pelatih Timnas U-19 Indonesia. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kompetisi Liga 2 Indonesia yang belum separo jalan sudah memakan korban pelatih. Tidak sembarangan, Fakhri Husaini yang sudah sekaliber pelatih nasional pun akhirnya harus mengakhiri kerjasama dengan Persela Lamongan setelah hasil tidak memuaskan dari enam laga pertama di kompetisi level kedua itu.

Pemecatan Fakhri itu tertulis dalam akun Instagram klub, Rabu (28/9/2022) malam. "Persela Lamongan dan Coach Fakhri telah sepakat untuk mengakhiri kerjasama lebih cepat musim ini. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini dan kami mendoakan sukses di karir selanjutnya," tulis @perselafc.

Sementara Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal, menjelaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerjasama dengan Fakhri akibat hasil kurang memuaskan yang didapat Persela dari enam pertandingan. Manajemen menilai, Fakhri tidak mampu mengangkat performa Persela karena hingga pekan keenam Laskar Joko Tingkir tercecer di peringkat 9.

"Mulai dari proses seleksi, (perekrutan) pemain bidikan, semua adalah bentukan dari tim pelatih. Kami support 100 persen, dengan tim yang dibentuk. Tetapi sampai partai keenam, Persela hanya menang sekali, kalah tiga kali dan dua seri.

Menurut Fariz, keputusan mengakhiri kerjasama dengan Fakhri di Persela bukan keputusan mendadak, melainkan melalui proses panjang, dengan berbagai pertimbangan. "Evaluasi tidak hanya sekali ini saja. Waktu kita bermain kurang bagus juga kita evaluasi, kita meeting dengan tim pelatih, dua kali kalau nggak salah, " ungkapnya.

Akhirnya sampai pada kesimpulan untuk memutus kerjasama lebih cepat," Bukan Fakhri yang mengundurkan diri, melainkan manajemen Persela yang memberhentikan Fakhri," tandasnya.

Keputusan ini berarti juga melanjutkan tradisi baru Persela yang suka memecat pelatih sejak akhir kompetisi Liga 1 tahun lalu. Karena gonta-ganti pelatih pula, Persela malah terdegradasi ke Liga 2.

Dengan pemecatan ini, Fakhri menjadi pelatih kedua yang kandas setelah Imran Nahumarury diberhentikan PSIM Jogjakarta. Setelah berpisah dengan Fakhri, untuk sementara skuat Persela ditangani oleh Charis Yulianto sembari mencari pelatih baru. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved