Persebaya Surabaya

Cerita Bonita Hania Rosalina Selalu Ketagihan Persebaya Tanding

Hania Rosalina (24), Bonita asal Kampung Malang Utara Surabaya ini sudah sejak duduk di bangku SD menjadi pendukung Persebaya Surabaya

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Dokumentasi Hania Rosaliana
Hania Rosaliana mengaku takjub dan kagum dengan atmosfer pertandingan Persebaya 

 


SURYA.co.id | SURABAYA - Hania Rosalina (24), Bonita asal Kampung Malang Utara Surabaya ini sudah sejak duduk di bangku SD menjadi pendukung Persebaya Surabaya.

Hania Rosaliana mengaku takjub dan kagum dengan atmosfer pertandingan Persebaya.

Berawal dari ajakan kakeknya melihat langsung pertandingan Bajul Ijo di Stadion Gelora 10 November Surabaya, membuat Hania jadi selalu ketagihan. Baginya, permainan Persebaya selalu menampilkan aksi yang seru nan menawan.

"Saat SMP aku berangkat sama teman-teman, naik angkot lalu jalan kaki ke Gelora Bung Tomo. Tidak masalah jalan kaki yang penting senang lihat Persebaya ngotot demi meraih tiga poin," aku Hania, Selasa (27/9).

Ibu rumah tangga ini menilai, Bonek dan Bonita terus berbenah walau image negatif terus melekat sejak dari dulu. Padahal, para suporter fanatik Bajul Ijo selalu aktif berkecimpung di kegiatan sosial.

"Mereka berusaha menjadi lebih baik. Bahkan pada saat away memakai modal sendiri. Bonek dan Bonita berbeda dengan zaman dulu. Bahkan mereka juga ikut berdonasi memperbaiki Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang rusak kemarin," jelasnya.

"Saya sendiri tergabung dalam Perkumpulan Penyumpex Tribun. Kumpul bareng Bonita. Sudah lumayan lama berdirinya. Dari situ kami Ikut aksi sosial," sambungnya.

Soal penampilan Persebaya, ibu satu anak ini meminta tim pelatih lebih dikuatkan lagi performa Rizky Ridho dan kawan kawan. Selain mayoritas pemain masih berusia muda, mental dan gaya permainan yang ngeyel juga perlu diasah.

"Saya sebagai Bonita berharap proses perkembangan para pemain menjadi lebih baik. Apalagi lawan berikutnya adalah Arema FC," bebernya.

Dirinya berpesan kepada para Bonek dan Bonita supaya lebih sabar dan percaya proses kepada Persebaya. Untuk manajemen ia berharap segera menunjukkan pembenahan yang aktif demi proses menjadi lebih baik.

"Jangan pandang Bonek Bonita buruk. Mereka tak berhenti menyebarkan aura positif demi kebanggaan dan menjaga nama baik Persebaya," tandasnya.

 

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved