Persebaya Surabaya

Bonek Jalur Senyap Bojonegoro Militan Dukung Persebaya dan Produktif Tularkan Virus Kebaikan

Selain menjadi wadah bagi Bonek yang ada di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya, Bonek Jalur Senyap terus menanam benih-benih kebaikan

Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami
Dokumentasi Bonek Jalur Senyap
Bonek Jalur Senyap terus menanam benih-benih kebaikan pada sesama anggota maupun masyarakat secara luas. Mereka juga militan mendukung Persebaya Surabaya 

 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Bonek, suporter Persebaya tidak hanya berada di Surabaya. Pendukung Bajul Ijo tersebar luas di Indonesia. Salah satunya Bonek Jalur Senyap Bojonegoro.

Selain menjadi wadah bagi Bonek yang ada di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya, Bonek Jalur Senyap terus menanam benih-benih kebaikan pada sesama anggota maupun masyarakat secara luas.

"Mewadahi mereka yang mempunyai rasa cinta dan tujuan yang sama terhadap Persebaya agar lebih terarah. Mengurangi oknum yang liar dan menumbuhkan rasa kekeluargaan serta membuka diri agar sadar dengan kemanusiaan," kata Diaz Sella salah satu pendiri komunitas tersebut pada surya.co.id, Selasa (27/9/2022).

Imbas dari tujuan besar itu, Bonek Jalur Senyap dikatakan Diaz cukup aktif melakukan kegiatan sosial sejak didirikan pada 12 Juli 2019 silam.

"Galang dana untuk korban bencana alam seperti bencana Gunung Semeru di tahun 2021," tambahnya.

Termasuk rutin melakukan bagi-bagi takjil, buka bersama, dan aktivitas sosial yang lain.

"Harapannya bisa mengubah pandangan masyarakat luas tentang Bonek. Menumbuhkan rasa percaya dan rasa aman terhadap Bonek. Lebih utama semoga kami tetap menjadi manusia yang bisa memanusiakan manusia," sebut pria domisili Bojonegoro itu.

Diaz akui bahwa sejak awal berdiri, banyak ujian yang dialami, namun ia dan tiga pendiri lain, Ima Putriana, Fuji Lestari, dan Samsul Arifin dengan dukungan semua anggota komunitas, sabar melewati semua secara bahu membahu.

Mengenai penamaan "Jalur Senyap", Diaz katakan, ada alasan tersendiri.

"Berawal dari awaydays Sleman 2019 saat Bonek dilarang hadir di Stadion Maguwoharjo. Saat itu banyak Bonek yang hadir dengan cara senyap untuk menginvasi stadion Maguwoharjo Sleman," jelas Diaz.

Di tengah situasi kurang baik Persebaya saat ini, Diaz menyelipkan doa agar tim kebanggaannya bisa terus bangkit.

"Semoga Persebaya terus berprestasi, saya yakin pasti bisa," pungkasnya.

 


>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved