Berita Surabaya

Ingin Tarik Lebih Banyak Wisatawan, Ini Harapan Pokdarwis Mangrove Medokan Ayu Surabaya

Nawawi menyebut, sejauh ini para pengelola Pokdarwis sering urunan untuk pengembangan wahana wisata Mangrove Medokan Ayu.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/fatimatuz zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan melakukan penanaman bibit mangrove di lokasi wisata Mangrove Medokan Ayu, Senin (26/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kawasan wisata Mangrove Medokan Ayu Kota Surabaya mengucapkan terima kasihnya setelah kemarin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama BPS Jatim menggelar acara di lokasi wisata Mangrove Medokan Ayu.

Disampaikan Ketua LPMK yang juga Ketua Pengelola Tambak Wisata Mangrove Medokan Ayu, Nawawi, Selasa (27/9/2022), kedatangan para tokoh pemerintah ke lokasi wisata menjadi endors yang signifikan pada kawasan wisata. Terlebih wisata tersebut terbilang baru di Kota Pahlawan.

“Kami berterima kasih pada Ibu Gubernur Khofifah yang datang ke sini untuk menanam mangrove dan menebar benur ikan dan udang vaname di Wisata Mangrov Medokan Ayu, tentunya semakin seringnya kunjungan pejabar ke sini maka akan banyak mempengaruhi wisatawan untuk ikut datang ke sini,” kata Nawawi.

Dikatakannya, rata-rata wisatawan yang datang ke Wisata Mangrove Medokan Ayu masih bertumpu saat akhir pekan. Dengan jumlah wisatawan antara 500-1.000 orang.

Namun saat hari kerja, jumlah wisatawan yang datang tidak sampai 50 orang.

“Harapan kami Pemkot maupun Pemprov lebih menaruh perhatian di destinasi wisata ini. Sebab di sini masih dibutuhkan spot-spot yang bisa lebih menarik minat wisatawan, seperti wahana, atau juga spot foto instagramable, di sini masih kurang,” tegasnya.

Nawawi menyebut, sejauh ini para pengelola Pokdarwis sering urunan untuk pengembangan wahana wisata Mangrove Medokan Ayu.

Seperti membeli satu unit perahu untuk pengembangan wisata bahari di sana.

Untuk itu ia berharap pemerintah turut memberikan perhatian dan bantuan agar semakin memajukan wisata Mangrove Medokan Ayu yang juga akan ikut mendongkrak kesejahteraan warga pesisir Surabaya.

Sebelumnya, rombongan Gubernur Khofifah bersama BPS Jatim menggelar acara Hari Statistik Nasional di kawasan wisata Mangrove Medokan Ayu, Senin (26/9/2022).

Dalam kesempatan itu Gubernur Khofifah melakukan gerakan nandur mangrove dan tebar benur ikan bandeng dan udang vaname.

Menurut Khofifah gerakan nandur mangrove tak lain adalah gerakan sedekah oksigen.

“Dari sangat banyak referensi kita bisa mendapatkan informasi bahwa produksi oksigen dari mangrove ini 5 kali lipat lebih tinggi dari pada tanaman yang ada di daratan. Maka sesungguhnya yang akan bisa mendapatkan berkah oksigennya bukan hanya warga Surabaya, bukan hanya Jawa Timur, bukan hanya Indonesia tapi dunia,” katanya.

Untuk itu, melalui gerakan nandur mangrove kali ini ia mengajak seluruh elemen untuk kembali menjadikan Indonesia dan Jawa Timur sebagai paru-paru dunia.

Sementara itu, Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan mengatakan, Giat penanaman Bibit Mangrove dan Tebar Benih Ikan serta Benur Udang ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) tahun 2022 yang diselenggarakan BPS Provinsi Jawa Timur dan dilakukan serentak bersama 38 kabupaten kota Se Jawa Timur.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan diri pada responden data. Terutama responden yang berhubungan dengan aktivitas pertanian seperti tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, peternakan, kehutanan dan juga perikanan. Hal ini demi mensukseskan Sensus Pertanian yang akan dilakukan tahun depan,” katanya.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian seluruh insan perstatistikan di Jatim pada kelestarian lingkungan hidup yang secara bersama-sama melakukan kegiatan sejenis baik penanaman bibit Mangrove, Penghijauan pada beberapa jenis lahan serta pemberian bantuan pertanian seperti benih ikan maupun bibit tanaman produktif,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved