KKB Papua

Daftar Aksi Brutal Undius Kogoya Pimpinan KKB Papua yang Kehilangan 2 Anggota dan Ratusan Amunisi

Berikut daftar aksi brutal Undius Kogoya, pimpinan KKB Papua yang kehilangan dua anggota dan ratusan amunisi.

Dok istimewa/Tribun Manado
Seorang anggota KKB Papua. Simak daftar aksi brutal Undius Kogoya, pimpinan KKB Papua yang kehilangan dua anggota dan ratusan amunisi. 

SURYA.co.id - Inilah sederet aksi brutal Undius Kogoya, pimpinan KKB Papua yang kehilangan dua anggota dan ratusan amunisi.

KKB Papua Undius Kogoya baru-baru ini jadi sorotan karena dua anggotanya berhasil ditangkap Satgas Damai Cartenz.

Tak hanya itu, aparat juga berhasil menyita ratusan amunisi milik mereka.

Gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok separatis pimpinan Undinus Kogoya telah membuat keresahan bagi sejumlah masyarakat di Intan Jaya.

Baca juga: KKB PAPUA Sia-sia Tebar Kebohongan, Warga Intan Jaya Tak Percaya dan Sebut Mereka Gerombolan Teroris

Diketahui ada seitar 500 orang yang terpaksa meninggalkan kampung dan berlindung di Gereja ataupun pos-pos keamanan.

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan KKB sering kali KKB mengancam dan memeras harta benda masyarakat di perkampungan.

“Beberapa kali OPM datang ke rumah warga untuk mendapatkan sejumlah bahan makanan dengan cara mengancam pakai senjata,” jelasnya.

Aksi-aksi tersebut kata dia yang akhirnya membuat warga merasa takut dan memilih mencari tempat yang dirasa lebih aman.

“Mereka semua merasa sangat takut dan pergi dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Ia juga membeberkan Agustina Ondou (21) yang tertembak di Kampung Mamba merupakan ulah dari KKB.

Peristiwa bermula ketika kelompok separatis yang diduga berjumlah belasan orang terlebih dahulu melakukan penyerangan ke arah pos TNI.

Karena situasi tersebut korban yang merasa panik mencoba berlari mengamankan diri. Namun tiba-tiba korban ditembak oleh kelompok separatis.

 “Waktu itu korban dalam perjalanan pulang dari pasar. dia panik, akhirnya mencoba lari untuk mengamankan diri. Mungkin karena dia lari itu yang menarik perhatian dari kelompok separatis, dan akhirnya ditembak begitu saja dengan dalil supaya bapak aparat dituduh pelakunya,” bebernya

Agustina Ondou diketahui mengalami luka tembak pada pinggang dan pelipis kanannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved