Oknum Polwan

AKSI Brutal Oknum Polwan di Riau Jadikan Wanita Muda Sansak Hidup, Disekap di Kontrakan dan Mobil

Aksi brutal oknum Polwan di Riau berinisial IDR menjadikan wanita muda 25 tahun sekaligus pacar adiknya sebagai sansak hidup kini menuai getahnya.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Ilustrasi oknum Polwan di Riau. Aksi brutal oknum Polwan di Riau berinisial IDR menjadikan seorang wanita muda sekaligus pacar adiknya sebagai sansak hidup. Korban disekap di kontrakan dan mobil lalu dipukuli. 

SURYA.co.id - Aksi brutal seorang oknum Polwan di Riau berinisial IDR menjadikan wanita muda berusia 25 tahun sekaligus pacar adiknya sebagai sansak hidup kini menuai getahnya.

Aksi brutalisme itu terjadi lantaran tak merestui adiknya sekaligus seorang anggota polisi berinisial R menjalin asmara dengan wanita muda tersebut selama tiga tahun ini.

Wanita muda yang bernama Riri Aprilia Martin itu digebuki oleh IDR bersama ibunya, inisial YUL saat menyekapnya di dalam rumah kontrakan korban.

Tak cukup di situ, Riri juga mengalami penganiayaan ketika di dalam mobil saat di parkir di halaman kantor BNN Provinsi Riau.

Riri menceritakan, kronologi dirinya menjadi sansak hiduo terhadi pada Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

Lokasinya di kontrakan korban di Jalan Tiung, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

"Saat kejadian, di kontrakan ada adik laki-laki Polwan atau anak dari ibu Y," kata Riri di sebuah kafe di Pekanbaru, Jumat (23/9/2022) malam.

R bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

Sementara Polwan IDR bertugas di BNN Provinsi Riau.

R dan Riri, keduanya telah menjalin asmara tiga tahun, namun tidak direstui oleh keluarga terlapor.

Saat tiba di kontrakan tadi, oknum Polwan dan ibunya langsung berteriak dari luar.

Mereka mengeluarkan kata-kata tidak senonoh kepada korban dan memaksa masuk ke kontrakan.

"Orangtuanya teriak; 'keluar kau, keluar kau'," ujar Riri.

Ketika pintu dibuka, korban langsung digampar dan dijambak rambutnya oleh IDR maupun ibu sang polwan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved