Oknum Polisi Tampung BBM Ilegal

FAKTA TERBARU Oknum Polisi Tampung BBM Ilegal di Palembang: Kronologi Terbongkar dan Nasib Aipda S

Berikut sederet fakta terbaru tentang kasus oknum polisi tampung BBM ilegal di Palembang, Sumatera Selatan.

KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Penampungan BBM Ilegal di Palembang yang terbakar. Diduga milik oknum polisi. Simak fakta terbaru Oknum Polisi Tampung BBM Ilegal. 

SURYA.co.id - Terungkap sederet fakta terbaru tentang kasus oknum polisi tampung BBM ilegal di Palembang, Sumatera Selatan.

Seorang oknum polisi berinisial Aipda S (42) diduga pemilik usaha penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi ilegal di kota setempat.

Bisnis BBM ilegal milik Aipda S terbongkar gara-gara tempat penampungannya meledak dan terjadi kebakaran hebat.

Kini, nasib Aipda S harus berurusan dengan personel Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Selatan.

Sementara itu, du arekan Aipda S yang ikut menjalankan bisnis BBM ilegal ini kini tengah diburu polisi.

Berikut rangkuman fakta terbarunya melansir dari ANTARA.

1. Nasib Aipda S

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib kepada wartawan di Palembang, Sabtu, mengatakan Aipda S yang berdinas di Polda Sumatera Selatan itu ditahan menempati ruang khusus di Markas Polrestabes Palembang terhitung sejak Jumat (23/9) hingga 30 hari ke depan.

Penahanan Aipda S itu dilakukan oleh personel Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Selatan karena yang bersangkutan diduga melanggar kode etik profesi Polri.

Menurut Ngajib, dugaan pelanggaran tersebut diketahui berdasarkan hasil investigasi atas meledaknya sebuah gudang penampungan solar di Jalan Mayjen Satibi Darwis, Kertapati, Palembang, pada Kamis (22/9).

Dari hasil investigasinya diketahui usaha penampungan solar subsidi itu beroperasi secara ilegal, dan Aipda S merupakan pemilik lokasi yang dijadikan gudang penampungan tersebut.

“Oknum S ini sebagai pemilik lokasi gudang penampungan solar yang kebakaran yang patut diduga beroperasi secara ilegal," katanya.

2. Pelaku lain yang ditangkap

Ngajib mengatakan, dalam kasus ini selain Aipda S, Polrestabes Palembang juga menahan seorang pelaku lainnya, SA, pemilik kendaraan mobil tangki pengangkut solar subsidi dari PT. DKA Palembang ke gudang penampungan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved