TERBONGKAR Diagram Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303 Disebar Internal Polri, Ferdy Sambo Pemicunya

Diagram kekaisaran Sambo dan konsorsium 303 ternyata disebar dari internal polri. Pemicunya karena dominasi Sambo terlalu kuat.

Editor: Musahadah
Instagram
Diagram kekaisaran Sambo dan konsorsium 303 disebar dari internal Polri. Muradi, penasehat ahli Kapolri bersaksi. 

SURYA.co.id - Diagram kekaisaran Sambo dan konsorsium 303 ternyata disebar dari internal polri yang mulai jengah dengan dominasi Ferdy Sambo

Hal ini diungkapkan Muradi, penasehat ahli Kapolri yang intens menyoroti kasus Ferdy Sambo

Menurut Muradi, faksi atau kelompok Ferdy Sambo yang sangat dominan hingga membuat internal Polri meresponsnya. 

Kasus pembunuhan Brigadir J  itu hanya stimulus untuk menguak dominasi Sambo karena sebelumnya ada masalah lain jauh sebelum tragedi itu terjadi. 

Karena itu ketika kasus pembunuhan Brigadir J ini mencuat, internal Polri merespons-nya dengan mengungkap diagram kekaisaran Sambo dan konsorsium 303. 

Baca juga: TERUNGKAP Ferdy Sambo dan Kakak Asuh Masih Komunikasi Minggu Lalu, Muradi: Hari Ini Belum Ditinggal

"Data itu bukan dari orang luar, tapi orang dalam.

Data kekaisaran sambo dan konsorsum 303 itu dari dalam," tegas Muradi dikutip dari tayangan Back to BDM Kompas TV.

Muradi mengaku jauh sebelum diagram itu beredar viral, dia sudah mendapatkannya. 

Namun, saat itu dia tidak mengungkap karena kepentingannya di sini adalah untuk menjaga lembaga Polri tetap baik, bukan menghajar orang lain. 

"Saya diamkan, 3-4 hari sudah beredar kemana-mana," katanya. 

Dikatakan Muradi, orkestrasi dalam sistem di Polri ini penting, namun justru Ferdy Sambo snagat dominan, bahkan bisa mengendalikan hal yang sifarnya tugas utama polri.
'
"Tugas pimpinan polri untuk menertibkan faksi-faksi itu kembali ke jalan yang benar," katanya. 

Diterangkan Muradi, dominasi Ferdy Sambo ini terjadi karena bukan hanya dia memiliki kekuasaan, tapi juga akses ekonomi. 

Secara kekuasaan, Ferdy Sambo sudah mendapatkan jabatan Kadiv Propam yang harusnya diisi oleh perwira senior yang sudah menjadi kapolri atau asisten kapolri. 

"Adanya kerajaan judi online, bukan tidak mungkin.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved