Berita Tulungagung

Seorang Residivis di Tulungagung Ini Ditangkap Polisi Usai Mencuri Sepeda Motor dan Hape di Ponpes

Seorang residivis di Tulungagung mencuri 3 buah handphone dan 1 sepeda motor milik santri Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam di Kecamatan Bandung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumen Polisi
Tersangka kasus pencurian di Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Dusun Sedayu, Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, AW (35) alias Pikolo sebelum dimasukkan ruang tahanan Mapolres Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Personel Unit Resmob Satreskrim Polres Tulungagung menangkap AW (35) alias Pikolo, warga Desa/Kecamatan Kauman pada Minggu (18/9/2022).

Pikolo diduga mencuri sepeda motor Yamaha Mio GT milik seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Islam Dusun Sedayu, Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, dugaan pencurian ini terjadi pada Kamis (15/9/2022), sekitar pukul 15.15 WIB.

"Saat itu, terduga pelaku memanfaatkan situasi saat semua sedang menjalankan ibadah salat Asar," terang Anshori, Sabtu (24/9/2022).

Lanjut Anshori, saat itu Pikolo yang ada di lingkungan ponpes memanfaatkan situasi sepi, ketika semua orang sedang salat.

Ia masuk ke dalam rumah dan mengambil tiga buah handphone (Hape) milik para santri.

Pikolo juga mengambil sebuah kunci sepeda motor yang ada di atas meja dan membawa kabur sepeda motor milik DBF (22), salah satu santri.

"Korban sebenarnya mendengar sepeda motornya dinyalakan. Tapi dia masih fokus salat," sambung Anshori.

Setelah salat, DBF segera memeriksa sepeda motor miliknya. Dan benar saja, sepeda motor Yamaha Mio GT AG 2463 BV miliknya sudah hilang.

Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Bandung.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya mendapat petunjuk, pelaku pencurian itu mengarah pada sosok Pikolo.

Sebelumnya Pikolo diketahui pernah masuk penjara dalam perkara pencurian.

Setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, polisi menangkap Pikolo saat nongkrong di warkop pada Minggu (18/9/2022) lalu.

"Dia kami tangkap di sebuah warkop di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Sepeda motor milik korban juga berhasil kami temukan," ujar Anshori.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved