Berita Surabaya

Puluhan Kader DPD MKGR Kota Surabaya Dilantik, Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Sebanyak 66 anggota DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Surabaya periode 2022-2027

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Pelantikan puluhan kader DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Surabaya periode 2022-2027, di Hotel Wyndham, Sabtu (24/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak 66 anggota DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Surabaya periode 2022-2027, telah dilantik di Hotel Wyndham, Sabtu (24/9/2022).

Dihadiri sejumlah tokoh penting, puluhan kader tersebut berkomitmen membesarkan nama Partai Golkar.

Ketua DPP Ormas MKGR, Adies Kadir mengatakan, dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, sudah 37 wilayah telah dilakukan pelantikan pengurus.

"Kami punya target sampai akhir Desember sudah terlantik semua sampai di tingkat kecamatan. Mudah-mudahan bisa tercapai. Kami upayakan agar roda organisasi MKGR bisa segera bergerak," ujar Adies.

Menurutnya, Pulau Jawa menjadi atensi bagi Partai Berlambang Pohon Beringin tersebut, lantaran memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI ini, mengaku bakal melakukan percepatan pembentukan Pengurus Ormas MKGR

"Dari 34 provinsi, hanya 9 yang belum kami lantik. Di wilayah lain sudah bergerak di tingkat kabupaten/kota. Mudah-mudahan semua sarana prasarana MKGR siap memenangkan Golkar di Pemilu tahun 2024," tegasnya.

"Dari 10 hasta karya yang ada di Partai Golkar, MKGR diharapkan memberikan dukungan maksimal dan ingin memberikan kontribusi besar. Kami punya 7 juta kader di Seluruh Indonesia," imbuh Adies.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Ormas MKGR Jatim, Kodrat Sunyoto menambahkan,
37 pengurus DPC itu adalah anak cabang di tingkat kecamatan.

"Bahkan orientasi kami di Jatim, mereka sebagai saksi untuk Golkar di desa-desa. Semua sudah mulai terbentuk jaringannya," tuturnya.

Sementara Ketua DPD Ormas MKGR Kota Surabaya, dr Akmarawita Kadir menerangkan, untuk kepengurusan 66 kader terdiri 80 persen orang baru dan 20 persen orang lama. 

"Sehingga kolaborasi ini bisa melebarkan sayap. Program program yang satu visi misi dengan pusat bisa dilaksanakan dengan optimal. Untuk jangka pendek mendekatkan masyarakat menghadirkan program kekaryaan seperti UMKM," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved