Berita Surabaya

Buntut Tawuran Pelajar, Satpol PP Surabaya Sosialisasi Pencegahan di Sekolah

Peristiwa tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar di Kota Pahlawan menjadi atensi Pemkot Surabaya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Satpol PP Kota Surabaya melakukan sosialisasi pencegahan tawuran di sekolah-sekolah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Peristiwa tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar di Kota Pahlawan menjadi atensi Pemkot Surabaya.

Tak ingin kejadian serupa terulang, Satpol PP Kota Surabaya melakukan sosialisasi pencegahan ke sekolah-sekolah.

Untuk diketahui, tawuran pelajar di Surabaya terjadi di Jalan Upa Jiwa, Ngagel, Wonokromo, Surabaya pada Kamis (22/9/2022) malam.

Akibatnya, RKP (17) warga Ploso, Tambaksari mengalami luka memar pada paha sebelah kanan dan MIF (17) warga Waru, Tambaksumur, Waru, Sidoarjo, mengalami lebam pada mata sebelah kiri serta sejumlah luka lainnya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menjelaskan, kejadian tersebut menjadi atensi pihaknya. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut agar tak terulang perlu kerja sama seluruh pihak.

Di antaranya, para orang tua agar peduli terhadap masing-masing anaknya. Baginya, orang tua memiliki peranan penting untuk memastikan anak-anak dalam kondisi aman.

"Ketika anaknya tidak di rumah di atas pukul 21.00 WIB, maka orang tua harus mencari tahu lokasi dan meminta segera pulang ke rumah," kata Eddy di Surabaya, Sabtu (24/9/2022).

Ini penting, sebab di waktu tersebut sebaiknya anak berada di rumah.

"Kalau anaknya tidak bisa dihubungi, maka orang tua dapat menghubungi teman terdekat anaknya," pesan dia.

Bukan kali ini saja sosialisasi dilakukan. Eddy telah menyampaikan melalui camat agar orang tua ikut peduli.

"Baik itu pemerintah, orang tua, guru, maupun lingkungan harus saling membantu dalam rangka melindungi anak dan menciptakan ketentraman dan ketertiban," tutur Eddy.

Sekolah pun ikut berperan penting. Oleh karenanya, program Sahabat Satpol PP Goes to School pun juga menyasar kepada para pelajar SMP dan SMA.

"Untuk jenjang SMA sederajat, kami kerja sama dengan Satpol PP dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini kami laksanakan setiap minggu," jelas Eddy.

Dalam program tersebut, jajaran Satpol PP Surabaya memberikan sosialisasi kepada para siswa. Ini terkait pencegahan kegiatan negatif yang dapat berpotensi melanggar hukum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved