Kasus Penembakan Brigadir J

Brigjen Hendra Kurniawan Jadi Saksi Kunci Kasus Brigadir J, Sidang Kode Etik Digelar Pekan Depan

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa Brigjen Hendra Kurniawan juga termasuk sebagai saksi kunci kasus Brigadir J.

Kolase Surya.co.id
Brigjen Hendra Kurniawan 

SURYA.CO.ID - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa Brigjen Hendra Kurniawan juga termasuk sebagai saksi kunci kasus Brigadir J.

Melansir Tribunnews, Brigjen Hendra Kurniawan merupakan saksi kunci kasus obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Tak sendiri, Brigjen Hendra Kurniawan menjadi saksi kunci bersama Kombes Agus Nurpatria.

Baca juga: DIBELA Ferdy Sambo Mati-matian, Brigjen Hendra Kurniawan Justru Terancam Pidana Baru karena Mafia

Keduanya diduga sebagai pihak yang menyuruh bawahannya untuk merintangi penyidikan.

"HK ini termasuk saksi kunci yang penting terkait obstruction of justice. HK, kemudian ada Agus Nurpatria, kemudian dia baru memerintahkan yang ke bawah, ini harus diuji dalam persidangan," kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Dedi menuturkan nantinya sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan bakal digelar dalam waktu dekat.

Rencananya, sidang etik bakal dilaksanakan pada pekan depan.

"Informasi yang saya dapat juga, terakhir insyaAllah untuk sidang kode etik Brigjen HK akan digelar minggu depan," jelasnya.

Ia menuturkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan agar sidang etik terhadap anggota yang melanggar di kasus Brigadir J harus segera diselesaikan.

"Sesuai arahan Bapak Kapolri harus cepat prosesnya, termasuk saya juga mendengarkan apa yang disampaikan oleh Kejaksaan Agung," ujar dia.

Baca juga: SOSOK RBT alias Bong, Bos Judi Terduga Penyedia Jet Pribadi untuk Brigjen Hendra Kurniawan ke Jambi

Sebagaimana diketahui, Polri telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Ketujuh orang itu adalah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Brigjen Hendra Kurniawan Terjerat Isu Jet Pribadi

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved