Berita Madiun

Tekan Inflasi Pasca Kenaikan BBM, Wali Kota Maidi Ngantor di Pasar Besar Kota Madiun

Ada enam komoditas yang akan dilakukan intervensi oleh Maidi yaitu minyak goreng, gula, beras, sayur, telur dan daging ayam.

tribun jatim/sofyan arif
Wali Kota Madiun, Maidi Minta Pedagang Jual Komoditas dengan Harga Produsen/Tengkulak. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi menekan kenaikan harga bahan pokok untuk mencegah terjadinya inflasi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kendati belum nampak adanya kenaikan harga komoditas, orang nomor satu di Kota Pendekar tersebut meminta para pedagang di pasar menjual barang dagangan sesuai dengan harga tengkulak atau produsen.

Sebagai gantinya, ia membayar laba yang seharusnya para pedagang dapatkan dari hasil jualannya.

"Dengan begitu pedagang tetap untung tapi masyarakat bisa menikmati barang harga produsen," kata Maidi ditemui di Pasar Besar Madiun, Jalan Panglima Sudirman, Kota Madiun, Jumat (23/9/2022).

Setidaknya ada enam komoditas yang akan dilakukan intervensi oleh Maidi yaitu minyak goreng, gula, beras, sayur, telur dan daging ayam.

Dalam kesempatan itu, Maidi juga mengatakan akan ngantor di Pasar Besar Madiun untuk mengetahui secara langsung dan real time harga bahan pokok di pasaran.

"Kalau saya tahu (ada kenaikan harga) akan saya tekan dan kalau ada kelangkaan barang saya komunikasi dengan daerah lain sebagai produsen yang sudah terkoneksi mulai dari Plaosan (Magetan), Batu dan lainnya," jelas Maidi.

Mantan Sekda Kota Madiun tersebut memastikan pedagang akan menaati sistem yang ia lakukan.

"Jika tidak mau dengan sistem tersebut saya akan datangkan sendiri barang dari produsen dan saya akan membuka lapak di pasar tersebut dengan harga yang lebih murah," ucapnya.

Pengendalian harga komoditas ini dinilai Maidi sangat dibutuhkan mengingat banyaknya UMKM di Kota Madiun yang sangat bergantung pada naik turunnya harga komoditas sebagai bahan baku pembuatan produk UMKM.

"Saya usahakan tidak terjadi inflasi di Kota Madiun karena di sini banyak sekali lapak yang diisi oleh UMKM yang tentu belanjanya dari pasar. Maka dari itu saya ngantor di pasar dan semua pedagang ikut mengerem harga agar tidak naik terlalu tinggi," tegas Maidi.

"Dengan tahu kebutuhan UMKM dan kebutuhan masyarakat setiap harinya maka pengendalian inflasi akan semakin cepat," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved