Berita Surabaya

PT PAL Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak, Siap Jangkau Wilayah Perairan Dalam

PT PAL Indonesia tengah membangun konsep alat utama sistem pertahanan (Alutsista) Indonesia, kapal selam tanpa awak (autonomous).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Direktur Produksi PT PAL, Iqbal Fikri (kiri) saat menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID, SURABAYAPT PAL Indonesia tengah membangun konsep alat utama sistem pertahanan (Alutsista) Indonesia khususnya untuk matra laut, kapal selam tanpa awak (autonomous).

Alutsista ini akan mendukung pertahanan Indonesia, khususnya di bawah permukaan air.

Ini disiapkan PT PAL di samping membangun sejumlah alutsista lainnya, seperti Kapal Rumah Sakit.

”Kapal Rumah Sakit kami targetkan selesai Desember. Selain itu, saat ini kami juga tengah membangun konsep desain kapal selam autonomous,” kata Direktur Produksi PT PAL Iqbal Fikri, di Surabaya, Jumat (23/9/2022).

Menurut Iqbal, belum banyak negara yang mengembangkan alutsista tersebut. Di antara negara yang sudah memiliki adalah Amerika dan Perancis.

”Indonesia menjadi salah satu yang sudah punya rancangannya. Ini menjadi proyek strategis,” ujarnya.

Rencananya, kapal selam autonomous akan mengawal pertahanan Indonesia yang sulit untuk dijangkau kapal selam selama ini. Misalnya, kawasan perairan dengan kedalaman di atas 500 meter.

Apalagi, saat ini Indonesia baru memiliki 4 kapal selam.

”Selain untuk memenuhi kebutuhan kapal selam secara singkat, (autonomous ) juga tak membutuhkan pengawakan secara langsung. Ini sangat potensial. Sebab banyaknya perairan laut yang harus kita amankan,” jelas Iqbal.

Nantinya, kapal selam ini akan memiliki visi utama untuk patroli. Khususnya mengamankan daerah bawah permukaan air dari kapal selam asing.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved