Berita Tulungagung

Petani Hutan Dua Desa di Tulungagung Tak Dapat Alokasi Pupuk Subsidi, Ini Penjelasan Dinas Pertanian

Petani hutan dua desa di Tulungagung tidak bisa masuk dalam sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Elektronik (e-RDKK) pupuk bersubsidi 2023

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Pertemuan perwakilan petani dari Desa Tenggarejo dan Jenglungharjo dengan anggota dewan di DPRD Tulungagung, Jumat (23/9/2022). 

"Kementan tidak kenal KTH karena KTH itu milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sementara pupuk bersubsidi ada di Kementan," paparnya.

Masih menurut Okky, memang ada masalah penyaluran pupuk bersubsidi di dua desa ini.

Sebab informasi yang didapatnya, mereka mendapatkan pupuk subsidi dari Kementan.

Namun ada di antara petani yang juga mengajukan pupuk bersubsidi melalui KTH.

"Jadi itu yang dikatakan data ganda tadi. Ada yang mengajukan dari Kementan, ada yang mengajukan lewat KTH ke Kemen LHK," ungkap Okky.

Karena Okky meminta tidak ada lagi data ganda pengajuan pupuk bersubsidi.

Para petani diharapkan lekas memenuhi syarat untuk mengajukan e-RDKK 2023.

Sebab pengajuan e-RDKK kali ini akan berlaku selama 5 tahun ke depan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved