Berita Jember

Dibangunkan 3 Kelas Baru, Para Siswa SDN di Sumberbaru Jember Tidak Lagi Numpang di Rumah Warga

Kehadiran bangunan baru SD itu, lanjut Hendy, diharapkan bisa menyuntikkan semangat bagi anak-anak untuk bersekolah

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Pelajar SDN Jamintoro 03 Kecamatan Sumberbaru menarik menyambut kedatangan Bupati Jember, Hendy Siswanto di halaman sekolah mereka yang kini memiiliki gedung baru, Jumat (23/9/2022). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Selama lima tahun terakhir sejak 2017, puluhan siswa SDN Jamintoro 03 di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember melalui kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tidak layak. Karena sekolahnya rusak berat, mereka harus bersekolah dengan menumpang di rumah warga, mushala bahkan belajar di dalam tenda darurat.

Tetapi sekarang derita para pelajar dan guru SDN Jamintoro 03 berakhir setelah Pemkab Jember membangunkan tiga ruang kelas baru pada 2022 ini. Meskipun kebutuhannya adalah enam ruang kelas, namun bangunan baru itu sudah melegakan pihak sekolah.

Perbaikan sekolah yang berada di Desa Jamintoro tersebut memakai APBD Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, Hendy Siswanto meresmikan bangunan baru sekolah tersebut, Jumat (23/9/2022).

"Alhamdulillah, SDN Jamintoro 03 ini sudah diperbaiki. Tentu ini akan sangat membantu kegiatan belajar mengajar siswa. Jangan sampai anak-anak di sekitar sekolah ini yang tidak bersekolah, apalagi bangunan sekolahnya sudah bagus. Saya juga minta maaf baru bisa berkunjung sekarang," ujar Hendy usai peresmian sekolah tersebut.

SDN Jamintoro 03 mangkrak selama lima tahun terakhir. Sekolah itu rusak berat pada tahun 2017. Karena kondisinya memprihatinkan, atap sekolah diturunkan. Akibatnya keseluruhan ruang kelas tidak bisa dipakai untuk KBM.

Ketika itu ada 60 orang murid. Selama lima tahun, para murid SDN Jamintoro 03 mengikuti KBM dengan cara menumpang di rumah warga, tenda, bahkan di mushala.

Pada 2021, PGRI Sumberbaru bergotong royong menyediakan ruang kelas dengan merenovasi ruang kepala sekolah. Ruangan itu juga difungsikan sebagai ruang kelas secara bergantian. Sampai akhirnya pada 2022 ini, Pemkab Jember selesai merenovasi tiga ruang kelas.

"Sisanya menyusul. Karena memang juga masih banyak sekolah kita yang rusak dan juga harus diperbaiki, jadi bergantian dan bertahap," ujar Hendy.

Kehadiran bangunan baru SD itu, lanjut Hendy, diharapkan bisa menyuntikkan semangat bagi anak-anak usia sekolah dasar untuk bersekolah, termasuk bersekolah di SDN Jamintoro 03.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Jember, Sukowinarno menambahkan, ketika awal rusak pada 2017 lalu, ada 60 siswa di SDN Jamintoro 03 mulai kelas 1 hingga kelas 6. "Artinya potensi anak-anak untuk sekolah di sini banyak," imbuh Suko.

Namun selama sekolah rusak lima tahun terakhir, jumlah siswa merosot. Ketika diresmikan bupati, sekolah itu hanya menyisakan 27 orang siswa. Sekarang kehadiran gedung baru, kata Suko, diharapkan memacu semangat warga sekitar untuk menyekolahkan anak mereka ke SDN Jamintoro 03.

"Sementara masih tiga ruang kelas yang diperbaiki. Kami harapkan ini bisa dipakai dulu secara maksimal, bergantian," imbuh Suko. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved