Berita Nganjuk

Program 'Kebaikan Bergulir' Polres Nganjuk Sasar ODGJ, Bebaskan Perempuan Yang Kakinya Dirantai

Boy Jeckson mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang membutuhkan pertolongan

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang bersama Pemilik Yayasan Berkas Bersinar Abadi Lamongan, Ipda Purnomo mengevakuasi salah satu warga Desa/Kecamatan Ngronggot yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Polres Nganjuk melakukan penelusuran dan memberikan bantuan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), masyarakat miskin, disabilitas, dan melaksanakan bedah rumah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program "Kebaikan Bergulir" yang dilaksanakan Polres Nganjuk.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan, dalam kegiatan "Kebaikan Bergulir" tersebut Polres Nganjuk bekerjasama dengan Yayasan Berkas Bersinar Abadi di Lamongan milik Aipda Purnomo yang juga Kanit Binpolmas Polres Lamongan.

Di mana setelah melakukan pelepasan ODGJ, pihaknya langsung membawanya ke Yayasan Berkas Bersinar Abadi untuk mendapat perawatan dan penyembuhan.

"Kegiatan ini merupakan pencapaian atau hal yang bisa dilakukan. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Pemkab Nganjuk dan tentunya Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk," kata Boy Jeckson, Kamis (2/9/2022).

Untuk itu, dikatakan Boy Jeckson, pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang membutuhkan pertolongan. "Jika kita mempunyai kemampuan, otoritas, kelebihan, marilah bersama-sama kita membantu masyarakat,” ucap Boy Jeckson.

Sementara pemilik Yayasan Berkas Bersinar Abadi Lamongan, Aipda Purnomo mengatakan, pihaknya ingin membebaskan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Yakni dengan melakukan perawatan dan penyembuhan bagi warga yang menderita ODGJ.

Dan setelah mendapat informasi ada seorang ibu bernama Sumiatun (57), yang kakinya dirantai di samping kandang kambing di Desa/Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Purnomo langsung berkoordinasi dengan Kapolres Nganjuk.

"Kami pun bersama bapak Kapolres Nganjuk melakukan pembebasan saudara kita yang mengalami gangguan kejiwaan tersebut untuk dibawa guna menjalani perawatan dan penyembuhan. Semoga bisa segera sembuh dan bisa kembali di tengah masyarakat seperti biasa," ujar Purnomo. *****

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved