Berita Nganjuk

Lindungi Pelajar dari Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Nganjuk Membentuk Tim Terpadu P4GN

Hal itu sebagai tindaklanjut SK Bupati Nganjuk nomor 188/279/K/411.013/2022 tentang Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi memberikan arahan terhadap pembentukan tim terpadu P4GN Kabupaten Nganjuk dalam mencegah peredaran Narkoba. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Strategi pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba di masyarakat menjadi bahasan yang tidak pernah usai. Kini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk menggelar workshop Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN).

Hal itu sebagai tindaklanjut SK Bupati Nganjuk nomor 188/279/K/411.013/2022 tentang Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika Kabupaten Nganjuk.

Kasubbag Umum BNNK Nganjuk, Sariawan mengatakan, pembentukan tim terpadu tersebut juga merupakan Implementasi dari Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN dan Prekursor Narkotika untuk semua pemerintah daerah.

"Kami berharap dengan disusunnya tim terpadu kecamatan, program P4GN di Kabupaten Nganjuk dapat menghasilkan output yang maksimal," kata Seriawan, Kamis (22/9/2022).

Sementara Kabid Poldagri dan Ormas Bakesbangpol Nganjuk, Atim Swasono mengatakan, ke depannya Tim terpadu P4GN Nganjuk akan mengadakan sosialisasi di 20 sekolahan di Kabupaten Nganjuk. Hal itu dilakukan untuk menyasar sekolah dengan objek yang pertama yakni para siswa sekolah.

Ini karena siswa sekolah merupakan unsur yang sangat rentan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba, "Langkah ini dalam rangka menyiapkan generasi muda bangsa yang kuat terhadap ancaman bahaya narkoba dengan memperdayakan berbagai pemangku kepentingan di Kecamatan dan Desa," kata Atim.

Sebelumnya Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, hingga saat ini persoalan narkoba merupakan hal yang urgent dan kompleks. Untuk itu perlu adanya kerjasama antar lembaga dengan masyarakat dan komitmen dalam pemberantasan narkoba.

"Harus ada gebrakan, tidak hanya seremonial saja. Di mana dimulai dari kolaborasi nantinya akan membentuk tim terpadu yang kuat dalam menangani dan mewujudkan Kabupaten Nganjuk dari ancaman narkoba," tutur Marhaen. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved