Berita Probolinggo

KPK Sita Aset Lahan Kosong Bekas Madrasah di Probolinggo, Diduga Milik Puput Tantriana Sari

Penyidik KPK melakukan penyitaan aset dalam perkara TPPU dengan tersangka Bupati Probolinggo non aktif Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
Istimewa
Penyidik KPK menyita lahan kosong bekas madrasah, yang berlokasi di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/9/2022). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan aset dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Probolinggo non aktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin.

Penyidik menyita lahan kosong bekas madrasah, yang berlokasi di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/9/2022) kemarin.

Lahan kosong itu, ditutup pagar seng biru. Rumput liar tumbuh subur di lahan tersebut.

Seorang warga setempat, Agus Riyadi mengatakan, pelaksanaan penyitaan aset oleh penyidik KPK berlangsung cepat, sekitar 30 menit.

Agus melihat langsung pelaksanaan penyitaan karena dia tengah duduk santai di dekat lokasi.

"Rombongan KPK mendatangi lokasi mengendarai lima mobil," katanya dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Agus menyebut, penyidik KPK sempat bertanya kepadanya ihwal kepemilikan lahan kosong tersenbut.

Kemudian, penyidik KPK menunjukan surat kepemilikan tanah tersebut kepada Agus.

"Tak lama KPK langsung memasang papan penyitaan aset di lahan kosong itu," urainya.

Pegiat Anti Korupsi Probolinggo, Deni Ilhami mengungkapkan bila pihaknya mengapresiasi kinerja KPK yang telah menyita aset yang diduga milik Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin.

"Ada banyak aset yang belum tersentuh. Kami berharap KPK lebih masif melakukan penyitaan aset yang diduga milik Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved