Berita Malang Raya

Harga BBM Naik, Dishub Kota Batu Susun Skema Bantuan untuk Penyedia Jasa Transportasi

Dishub Kota Batu tengah merumuskan skema bantuan khusus kepada penyedia jasa transportasi imbas kenaikan harga BBM.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/habibur rohman
Foto Ilustrasi petugas SPBU 

SURYA.CO.ID, BATU - Dishub Kota Batu tengah merumuskan skema bantuan khusus kepada penyedia jasa transportasi imbas kenaikan harga BBM.

Ada dua opsi terkait skema bantuan yakni, subsidi tarif serta subsidi BBM kepada penyedia jasa transportasi.

Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Batu, Chilman Suaidi menjelaskan, ada sebanyak 1.060 penyelenggara jasa transportasi di Kota Batu.

Jumlah yang masuk dalam data resmi Dishub Kota Batu itu, terdiri atas sopir angkot, sopir kendaraan barang, ojek online maupun ojek konvensional.

Dengan adanya subsidi tersebut, tarif angkot bisa lebih murah.

Semisal tarif angkot Rp5 ribu penumpang hanya membayar Rp 2 ribu.

Sisanya Rp 3 ribu akan ditanggung Dishub Kota Batu.

"Hanya saja pola seperti ini memakan waktu lama karena perlu kajian dulu menentukan besaran tarifnya. Pasti ada perbedaan tarif pula antara ojol, ojek pangkalan sama angkot," timpal Chilman.

Opsi berikutnya, yakni subsidi BBM. Pola bantuan tersebut dinilai lebih simpel dibandingkan subsidi tarif.

Pada opsi kedua ini, Dishub akan menghitung besaran belanja bahan bakar yang dialokasikan penyelenggara jasa transportasi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved