Berita Pasuruan

Terpidana Korupsi TKD Bulusari Divonis Lepas di PT, Kejari Kabupaten Pasuruan Langsung Ajukan Kasasi

Terpidana kasus korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Bulusari Rp 3,3 Miliar, Samut (59), warga Bulusari divonis lepas oleh Pengadilan Tinggi (PT).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
surya/galih lintartika
Persidangan Samut di PN Tipikor Surabaya, beberapa waktu lalu. 

Berita Pasuruan

SURYA.co.id | PASURUAN - Terpidana kasus korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Bulusari Rp 3,3 Miliar, Samut (59), warga Bulusari divonis lepas oleh Pengadilan Tinggi (PT).

Sebelumnya, bos tambang ini dinyatakan bersalah di PN Tipikor Surabaya dengan hukuman 8 tahun 6 bulan penjara.

Ia juga harus membayar denda, senilai Rp 300 juta.

Bila tidak, uang denda itu, wajib digantinya dengan kurungan badan, selama 6 bulan.

Samut juga diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 1,1 miliar.

Jika tidak mampu, ia menggantinya kurungan badan, selama 3 tahun lamanya.

Menanggapi hal itu, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan Denny Saputra mengaku langsung mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Samut dinyatakan lepas dari segala tuntutan dalam kasus penyalahgunaan TKD untuk kepentingan pribadi dan membuat negara dirugikan.

"Karena putusannya 'ontslag' (lepas dari segala tuntutan hukum), sesuai dengan SOP, kami akan ajukan kasasi," kata Denny Saputra Kasi Pidsus, Rabu (21/9/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved