Berita Surabaya

Dishub Surabaya Terima Usulan Kenaikan Tarif Angkot

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, sudah menerima usulan mengenai tarif angkot pasca kenaikan BBM.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ilustrasi angkot di Surabaya. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, sudah menerima usulan mengenai tarif angkot pasca kenaikan BBM.

Saat ini, bersama tenaga ahli terkait sedang menyusun terkait tarif angkot yang pas.

Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dishub Kota Surabaya Ali Mustofa, berharap, tarif baru itu tidak menambah beban masyarakat atau pengguna angkot, maupun pengemudi angkot.

"Kami berharap nantinya sama-sama untung, sehingga para pengemudi angkot masih bisa mendapat keuntungan," kata Ali, Rabu (21/9/2022).

Ali mengungkapkan, dari Organda mengusulkan kenaikan tarif angkot sebesar Rp 6.500 dari Rp 5.000 per 15 Kilometer.

Menurutnya, sesuai perwali nomor 76 tahun 2014 tarif angkot Rp 4.000 untuk 15 km pertama dan penambahan kilometer selanjutnya Rp 200.

"Kenaikan tarif angkot ini disesuaikan dengan harga Bahan Bakar Mesin (BBM) yang ikut naik. Tarif angkot di Surabaya belum ada kenaikan sejak tahun 2014," ujarnya.

Semoga, lanjut dia, dalam waktu dekat bisa segera keluar perwali tentang kenaikan tarif angkot.

Mengenai tarif Surabaya Bus, dirinya juga menyebut masih belum ada perubahan.

"Kami upayakan percepatan. Semoga bisa menghasilkan win win solutions," tandas Ali.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved